Reportase langsungTragedi Kereta di Cicalengka

Tragedi Kereta di Cicalengka

. Pos terakhir
Kereta (KA) 65A Turangga bertabrakan dengan KA 350 Commuter Line, Jumat (5/1/2024) pukul 06.30 WIB pada lintas Cicalengka-Haurpugur KM 181+700. Ikuti reportase kompas.id terkait tragedi kereta ini.
Rangkuman
·
Evakuasi Korban Terakhir
·
KNKT Menginvestigasi Penyebab Kecelakaan Kereta
·
Jenazah Korban Keempat Tiba di RSUD Cicalengka
·
Foto aerial proses evakuasi
·
Pembangunan Jalur Ganda Ditargetkan Rampung Tahun Ini
·
Duka keluarga korban
·
Evakuasi Masih Berlangsung
·
Tim Evakuasi Gabungan dari Surakarta dan Bandung Diturunkan
·
Laporan KNKT Menjadi Kunci Penyelidikan Kecelakaan KA di Cicalengka
·
Foto Aerial Terbaru Tragedi Cicalengka
·
Permohonan Maaf KAI Commuter
·
Korban Keempat Teridentifikasi
·
Evakuasi korban kecelakaan KA di Cicalengka
·
Sebanyak 37 Penumpang Terluka
·
Kondisi Terkini Korban Luka
·
KNKT Turunkan Tim Investigasi
·
Satu korban tewas ditemukan
·
Keluarga Korban Julian Dwi Setiono
·
identifikasi jenazah korban
·
Kemenhub Fokus Evakuasi KA Turangga
·
Evakuasi KA Turangga
·
Petugas Memeriksa gerbong KA Turangga
·
Tiga Kereta Terlambat ke Surabaya
·
Tiga Korban Tewas Teridentifikasi
·
Korban Luka Dibawa ke RSUD Cicalengka
·
Korban Tewas Jadi Empat Orang
·
KA Turangga, Kereta “Kuda” yang Beroperasi Sejak 1995
·
Perawatan korban terluka
·
Direktur RSUD Cicalengka dr Achmad Hanafi melihat kondisi salah satu korban.
·
Korban luka dirawat di RSUD Cicalengka
·
KAI Lakukan Rekayasa Jalur
·
Korban Cedera Dibawa Ke RS Terdekat
·
Foto Aerial Kecelakaan Kereta Api di Cicalengka
·
Menko PMK Muhadjir Effendy Kunjungi Lokasi Kecelakaan
·
Pernyataan Dirut PT KAI Didiek Hartantyo
·
Korban Tabrakan KA di Cicalengka Dievakuasi
·
Pernyataan Kepala Kantor SAR Bandung
·
Sejumlah Perjalanan KA Harus Memutar Imbas dari Tabrakan KA di Cicalengka
·
Penumpang Dievakuasi ke Stasiun Cicalengka
·
Keterangan Warga
·
Warga Menonton Proses Evakuasi Kereta Api
·
Pengalihan Rute KA dari Surabaya
·
Jalur Rel Tunggal
·
Korban tewas dievakuasi ke RSUD Cicalengka
·
Kecelakaan Menjelang Stasiun Tujuan
·
Semua penumpang selamat
·
Jalur rel tunggal KA di Haurpugur, Cicalengka
·
Galeri Foto Kecelakaan Kereta Api di Cicanengka
·
Akibat Kecelakaan, Sejumlah Perjalanan Kereta Memutar
·
Jalur Rel Tunggal
Evakuasi Korban Terakhir

KOMPAS/RIAN SEPTIANDI

KNKT Menginvestigasi Penyebab Kecelakaan Kereta

Investigator keselamatan perkeretaapian dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi mengecek lokasi kecelakaan kereta api antara KA Turangga relasi Surabaya Gubeng-Bandung dan Commuter Line Bandung Raya di KM 181+700 petak jalam antara Stasiun Haurpugur-Stasiun Cicalengka, Jawa Barat, Jumat (5/1/2024).

Investigator bertugas mengumpulkan bukti awal dari lokasi, dokumen terkait, dan keterangan saksi atau pihak terkait. Hasilnya berupa rekomendasi kepada Kereta Api Indonesia untuk perbaikan layanan dalam hal ini aspek keselamatan.

KOMPAS/FRANSISKUS WISNU WARDHANA DANY

Jenazah Korban Keempat Tiba di RSUD Cicalengka

Jenazah keempat korban insiden tabrakan Kereta Api Turangga dengan Kereta Api Commuter Line Bandung Raya di petak Jalan Cicalengka, Haurpugur, tiba di RSUD Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jumat (5/1/2023) pukul 17.40.

Korban keempat bernama Enjang Yudi. Enjang adalah petugas keamanan di Stasiun Cimekar yang sedang tidak berdinas saat kejadian.

Total empat korban tewas dalam peristiwa ini. Identitas tiga korban lainnya adalah Julian Dwi Setiono, Ponisan dan Ardiansyah.

Julian adalah Masinis KA Commuter Line Bandung Raya dan Ponisan adalah Asisten Masinis KA Commuter Line Bandung Raya. Sementara Ardiansyah sebagai Pramugara KA Turangga. (Flo)

Foto aerial proses evakuasi

Foto aerial proses evakuasi terkini di lokasi kecelakaan tabrakan kereta api di Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Jumat (5/1/2024) sore.(KOMPAS/RIAN SEPTIANDI)

Pembangunan Jalur Ganda Ditargetkan Rampung Tahun Ini


JAKARTA, KOMPAS - Sarana penolong, seperti alat berat telah dikirimkan untuk membantu proses evakuasi. Kecelakaan yang terjadi pada jalur tunggal terjadi di tengah pembangunan jalur ganda. Jalur tersebut ditargetkan rampung pada tahun ini.

Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Risal Wasal mengatakan proses evakuasi terus dilakukan bersama PT Kereta Api Indonesia (Persero). Tim gabungan serta seperangkat alat berat, antara lain crane dikirimkan untuk membantu proses evakuasi. Sarana penolong dari Stasiun Kiaracondong (Jawa Barat) dan Stasiun Solo Balapan (Jawa Tengah) telah berada di lokasi untuk membantu proses evakuasi.

Kecelakaan ini terjadi di jalur tunggal (single track), di tengah pengerjaan pembangunan jalur ganda. “Saat ini, memang sedang dalam pekerjaan double track yang direncanakan selesai tahun ini dengan peningkatan sistem persinyalan,” ujar Risal saat dihubungi dari Jakarta, Jumat (5/1/2024).

Informasi terbaru, korban meninggal yang telah teridentifikasi sebagai petugas KA berjumlah empat orang. Korban terdiri atas satu masinis, satu asisten masinis, satu petugas keamanan, serta satu prama KA. Korban luka sebanyak 37 orang, tetapi dipastikan tak ada korban jiwa dari kalangan penumpang.

Seluruh korban telah dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cicalengka, RS AMC Cileunyi, dan RS Edelweiss Bandung. Sedikitnya 19 korban luka sudah dipulangkan ke rumah masing-masing, sedangkan 1 korban masih dirawat pada masing-masing RS tersebut hingga pukul 16.16. (AVE)

Duka keluarga korban

Duka menyelimuti Ruang Jenazah RSUD Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jumat (5/1/2024). Pihak keluarga menenangkan ibunda dari salah satu korban meninggal yang bernama Ardiansyah.

Ardiansyah termasuk salah satu dari empat korban yang meninggal dunia dalam dalam peristiwa tabrakan Kereta Api Turangga dengan Kereta Api Commuter Line di petak Jalan Cicalengka, Haurpugur, Kabupaten Bandung, Jumat, pukul 06.30. Almarhum bertugas sebagai Pramugara KA Turangga. (FLO)

Evakuasi Masih Berlangsung

BANDUNG, KOMPAS- Hingga Jumat (5/1/2024) sore, PT KAI mengevakuasi delapan gerbong kereta Turangga dan 6 gerbong kereta Commuter Line Bandung Raya. Proses evakuasi akan dilakukan untuk menjamin jalur itu bisa digunakan lagi dengan aman.

Vice President Public Relations PT KAI Joni Martinus mengatakan, masih tersisa dua lokomotif dan empat gerbong di lokasi kejadian. "KAI bersama seluruh stakeholders berusaha semaksimal mungkin agar proses evakuasi dapat tuntas dalam waktu yang tidak terlalu lama,” ujar dia.(HLN)

Tim Evakuasi Gabungan dari Surakarta dan Bandung Diturunkan


BANDUNG, KOMPAS- Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan menurunkan petugas gabungan hingga crane serta sarana penolong dari Stasiun Kiaracondong dan Stasiun Solo Balapan untuk mengevakuasi kereta dan gerbong yang terlibat kecelakaan di Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Direktur Jenderal Perkeretaapian Risal Wasal menyampaikan, proses evakuasi terus dilakukan bersama KAI dan pihak terkait. Prioritas utamanya adalah penanganan korban terdampak.

“Kami mengirimkan petugas gabungan, crane serta sarana penolong dari Stasiun Kiaracondong dan Stasiun Solo Balapan yang saat ini sudah berada di lokasi untuk membantu proses evakuasi,” sebut Risal, Kamis di Bandung.(HLN)

Laporan KNKT Menjadi Kunci Penyelidikan Kecelakaan KA di Cicalengka

JAKARTA, KOMPAS – Laporan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) dinanti untuk membuat titik terang kecelakaan Kereta Api (KA) Turangga dan Kereta Commuter Line Bandung Raya. Pengamat menilai, butuh investasi besar untuk meningkatkan keselamatan pada moda transportasi ini.

Direktur Eksekutif Institut Studi Transportasi (Instran) Deddy Herlambang mengatakan, penyebab dan rincian kecelakaan KA Turangga dan Commuter Line Bandung Raya tetap berpedoman pada KNKT. Sebab, lembaga tersebut bersifat independen.

Kecelakaan KA di kilometer (km) 181+700 petak jalan antara Stasiun Haurpugur – Stasiun Cicalengka, Jawa Barat ini terjadi pada rel tunggal (single track) pada Jumat (5/1/2024). Dalam jalur ini, pada umumnya kecelakaan terjadi karena faktor manusia yang mengoperasikan sinyal untuk menghentikan atau memberangkatkan kereta.

Namun, bisa juga terjadi karena kelalaian masinis yang melanggar sinyal. Hanya saja kasus tersebut amat jarang terjadi. Meski demikian, kepastian penyebab kecelakaan tetap harus menanti hasil investigasi KNKT.

Deddy mengatakan, jalur pertemuan yang dilewati KA Turangga dan Commuter Line Bandung Raya ini melengkung. Alhasil, masinis kurang siap menghadapi benturan, sehingga pengereman tak banyak membantu.

Dalam jangka pendek, para pihak terkait perlu segera memperbaiki pelintasan KA agar segera berjalan normal, tanpa menunggu laporan KNKT. Selain itu, perlu ada pergantian sumber daya manusia di Stasiun Haurpugur dan Stasiun Cicalengka karena kecelakaan ini bukan kesalahan sistem.

Untuk jangka panjang, butuh investasi besar guna memasang Automatic Train Supervision (ATS) di seluruh lokomotif. Setidaknya dalam radius 1 kilometer dapat mendeteksi barang asing, baik logam maupun nonlogam sehingga KA akan berhenti.

“Kalau mau serius ya itu (butuh pembaruan fasilitas), tapi memang mahal. Untuk selamat memang mahal,” ujar Deddy. (AVE)

Foto Aerial Terbaru Tragedi Cicalengka

Sejumlah foto aerial terbaru tabrakan KA Turangga dan KA lokal Bandung Raya di Desa Cikuya, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Jumat (5/1/2024). Kecelakaan terjadi di sekitar areal persawahan dan cukup jauh dari permukiman.  Hingga Pukul 15.30 proses evakuasi masih berlangsung. Adapun tiga orang korban dan sebagian gerbong telah berhasil dievakuasi. (KOMPAS/RIAN SEPTIANDI)

Permohonan Maaf KAI Commuter


KAI Commuter menyampaikan permohonan maaf atas terganggunya operasional perjalanan kereta api akibat kecelakaan kereta api KA Turangga relasi Surabaya Gubeng–Bandung dan Commuter Line Bandung Raya di km 181+700 petak jalan antara Stasiun Haurpugur–Stasiun Cicalengka pada Jumat (5/1/2024).

Hingga Jumat sore, proses evakuasi penumpang kedua kereta telah selesai. Kini, petugas gabungan tengah mengevakuasi kereta dan jalur akibat kejadian tersebut.

Atas kejadian ini, KAI Commuter melakukan rekayasa pola operasi Commuter line di Wilayah 2 Bandung. Untuk commuter line Bandung Raya perjalanan hanya sampai dengan Stasiun Rancaekek. Sedangkan, commuter line lintas Rancaekek, Cicalengka, Cibatu dan Garut dibatalkan. (HLN)

Korban Keempat Teridentifikasi

Korban keempat dalam tabrakan Kereta Api Turangga dengan Kereta Api Commuter Line di petak Jalan Cicalengka, Haurpugur, Kabupaten Bandung, Jumat (5/1/2024) telah teridentifikasi. Dia adalah Enjang Yudi, petugas keamanan di Stasiun Cimekar, Gedebage.

"Enjang merupakan petugas keamanan di Stasiun Cimekar. Saat ini jenazah masih dalam proses evakuasi di lokasi kejadian, " papar Manajer Humas PT KAI Daerah Operasi 2 Ayep Hanapi.

Total empat korban tewas dalam peristiwa ini. Identitas tiga korban lainnya adalah Julian Dwi Setiono, Ponisan dan Andrian.

Julian adalah Masinis KA KRD Lokal Padalarang Cicalengka dan Ponisan sebagai Asisten Masinis KA KRD Lokal. Sementara Andrian sebagai Pramugara KA Turangga. (FLO)

Evakuasi korban kecelakaan KA di Cicalengka

Vice President Public Relation PT KAI Joni Martinus menyebutkan, satu korban lainnya sudah dievakuasi. Kini masih menyisakan evakuasi satu korban lainnya. Sejauh ini, korban adalah masinis, asisten masinis, serta petugas keamanan Commuter Line Bandung Raya. Satu lagi adalah pramugara KA Turangga. (RTG/HLN)

Sebanyak 37 Penumpang Terluka

Sebanyak 37 penumpang terluka saat KA Turangga bertabrakan dengan KA Commuter Line Bandung Raya, Jumat (5/1/2024). Vice President Public Relations KAI Joni Martinus mengatakan, 32 orang dibawa ke RSUD Cicalengka, RS Edelweis Bandung (2), RS AMC Bandung (2), dan RS Santosa Bandung (1).(HLN)

Kondisi Terkini Korban Luka

Juru bicara RSUD Cicalengka dr Nina Nurjanah menyampaikan kondisi terkini korban luka hingga pukul 13.00. Sebanyak 27 korban luka yang dievakuasi ke RSUD Cicalengka. (FLO)

KNKT Turunkan Tim Investigasi

JAKARTA, KOMPAS – Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) telah menurunkan tim investigasi ke lokasi kecelakaan kereta api di Cicalengka, Jawa Barat. Namun, hingga kini, penyebab kecelakaan itu belum dapat diketahui.

Investigasi KNKT rencananya berlangsung empat hari, mulai Jumat (5/1/2024) hingga dijadwalkan rampung Senin (8/1/2024).

“Kami sedang mengumpulkan data dan informasi faktual, termasuk keterangan saksi sambil menunggu hasil investigasi dari teman-teman investigator di lapangan. Kami akan menganalisis menyeluruh terhadap faktor-faktor yang berkontribusi terhadap kejadian kecelakaan, serta melakukan koordinasi dengan beberapa pihak terkait,” kata Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono di Jakarta, Jumat (5/1/2024).

Hingga saat ini, Soerjanto belum dapat memberikan keterangan lebih lanjut terkait penyebab terjadinya kecelakaan. Ke depan, KNKT akan memberikan informasi secara berkala pada masyarakat terkait hal ini. (AVE)

Satu korban tewas ditemukan

Proses evakuasi salah satu korban tewas dalam kecelakaan kereta api di jalur Cicalengka-Haurpuguh, Kabupaten Bandung, Jabar.

Keluarga Korban Julian Dwi Setiono

Keluarga korban tewas, Julian Dwi Setiono menunggu di ruang jenazah RSUD Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jumat (5/1/2023). Almarhum yang tinggal di daerah Cilame, Kabupaten Bandung Barat, meninggalkan seorang istri dan satu anak.

Julian adalah Masinis KA KRD Lokal Padalarang Cicalengka. Almarhum telah bekerja di PT Kereta Api Indonesia selama lima tahun. (Flo)

identifikasi jenazah korban

Tim DVI dari Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polda Jawa Barat bersiaga dekat ruang jenazah RSUD Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jumat (5/1/2023). Tim DVI bertugas mengidentifikasi jenazah korban dengan kondisi rusak berat.

Empat orang tewas dalam peristiwa tabrakan Kereta Api Turangga dengan Kereta Api Commuter Line di petak Jalan Cicalengka, Haurpugur, Kabupaten Bandung, Jumat, pukul 06.30. Mereka adalah masinis dan asisten masinis KRD Lokal serta pramugara dan petugas keamanan KA Turangga. (Fabio Costa)

Kemenhub Fokus Evakuasi KA Turangga

Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati mengatakan, pihaknya masih fokus menangani evakuasi kereta dan mengembalikan layanan seperti semula.
Terkait penyebab kecelakaan akan dilakukan investigasi bersama Komite Nasional Keselamatan Transportasi. (Helena Nababan)

Evakuasi KA Turangga

petugas dalam proses mengevakuasi salah satu gerbong KA Turangga yang mengalami tabrakan dengan KA Lokal Bandung Raya di dekat Stasiun Cicalengka. (Machradin Wahyudi Ritonga)

Petugas Memeriksa gerbong KA Turangga

Petugas memeriksa gerbong KA Turangga dalam evakuasi tabrakan kereta api di ruas Cicalengka-Haurpuguh. (RTG)

Tiga Kereta Terlambat ke Surabaya

Tiga KA Terlambat ke Surabaya

SURABAYA, KOMPAS - Tiga kereta api dari Bandung terlambat datang ke Surabaya karena terdampak kecelakaan Commuter Line Bandung Raya dan KA Turangga di petak Haurpugur-Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Jumat (5/1/2024).

Tiga KA terlambat datang ke tujuan akhir Stasiun Surabaya Gubeng ialah Argo Wilis dari Stasiun Bandung dan Pasundan serta Pasundan Tambahan dari Stasiun Kiaracondong. “Keterlambatan selama 1-2 jam pada sore nanti,” ujar Manajer Hubungan Masyarakat PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya Luqman Arif.

Keterlambatan akibat perubahan pola perjalanan KA termasuk Argo Wilis, Pasundan, dan Pasundan Tambahan terkait evakuasi korban, kereta, dan penormalan jalur Haurpugur-Cicalengka yang notabene berada di Jawa Barat bagian selatan. Ketiga KA tujuan Surabaya seharusnya melalui Cicalengka-Banjar-Kroya. Namun, ketiga KA harus memutar ke utara melalui Cikampek-Cirebon-Purwokerto sebelum kembali ke jalur selatan lewat Kroya-Purworejo-Yogyakarta.

Menurut Luqman, KA Argo Wilis seharusnya tiba di Surabaya Gubeng pada pukul 17.35 nanti. KA Pasundan Tambahan direncanakan tiba pukul 22.55 sedangkan KA Pasundan tiba pukul 23.54. Waktu kedatangan ketiga KA itu perlu ditambah keterlambatan satu-dua jam lagi sehingga menjadi paling cepat pukul 19.35 untuk Argo Wilis, pukul 00.55 untuk KA Pasundan Tambahan, dan 01.54 untuk KA Pasundan.

“Sebagai bentuk kompensasi atas keterlambatan kedatangan KA kepada pelanggan, KAI memberikan service recovery (layanan pemulihan) berupa minuman, makanan ringan, hingga makanan berat bagi pelanggan KA terdampak,” ujar Luqman.

“Kami juga menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya atas kejadian yang tidak diinginkan itu. KAI terus berupaya evakuasi dan normalisasi jalur sehingga perjalanan dan layanan dapat kembali lancar,” kata Luqman. (BRO)

Tiga Korban Tewas Teridentifikasi

Juru bicara RSUD Cicalengka, dr Nina Nurjanah menyatakan, jenazah dua korban masih di lokasi kejadian tabrakan Kereta Api Turangga dengan Kereta Api Commuter Line di petak Jalan Cicalengka, Haurpugur, Kabupaten Bandung, Jumat (5/1/2024).

Total empat korban tewas dalam peristiwa tersebut. Tiga korban telah teridentifikasi yakni, Julian Dwi Setiono, Ponisan dan Andrian.

Julian adalah Masinis KA KRD Lokal Padalarang Cicalengka dan Ponisan sebagai Asisten Masinis KA KRD Lokal. Sementara Andrian sebagai Pramugara KA Turangga. (Flo)

Korban Luka Dibawa ke RSUD Cicalengka

Kesaksian Dicky Ramdani (33), salah satu korban luka dalam peristiwa tabrakan Kereta Api Turangga dengan Kereta Api Commuter Line di petak Jalan Cicalengka, Haurpugur, Kabupaten Bandung, Jumat (5/1/2024).

Sebanyak 27 korban luka dan 4 korban tewas dievakuasi ke IGD RSUD Cicalengka sejak pukul 07.30. Sebanyak 27 korban luka, yakni 21 korban luka ringan dan 6 korban luka sedang. (Flo)

Korban Tewas Jadi Empat Orang

Manajer Humas Daop 2 KAI Ayep Hanapi mengatakan, jumlah korban tabrakan KA Turangga dengan KA Lokal Padalarang kini empat orang. Semuanya adalah petugas. Mereka adalah masinis, asisten masinis, pramugara, dan petugas keamanan. Seluruh penumpang dipastikan aman dan dievakuasi ke Stasiun Cicalengka. (RTG)

KA Turangga, Kereta “Kuda” yang Beroperasi Sejak 1995

KA Turangga merupakan layanan kereta eksekutif malam yang diluncurkan oleh Perum Kereta Api (entitas lama PT Kereta Api Indonesia) mulai 1 September 1995. Berdasarkan arsip harian Kompas, rangkaian kereta itu awalnya dikenal sebagai KA Turangga Sura. Turangga dalam bahasa Kawi berarti: kuda.

Rangkaian KA Turangga Sura awalnya masing-masing terdiri dari 4 kereta kelas eksekutif dan 3 kelas bisnis. KA ini melaju dari Surabaya hingga Bandung. Namun setiba di Bandung, kereta tersebut akan langsung diberangkatkan ke Stasiun Gambir, Jakarta sebagai KA Parahyangan.

KA Turangga memang didesain untuk melayani warga di kawasan Jawa bagian selatan. Sementara secara bersamaan, Perum Kereta Api juga meluncurkan pengoperasian KA Sancaka Jaya (siang hari), relasi Surabaya – Jakarta, yang melayani warga di kawasan Jawa bagian utara.

Tabrakan antara KA Turangga dan KA Commuter Line Bandung Raya ini, bukan tragedi pertama KA Turangga. Pada hari Senin (8/5/2006) pukul 05.02,  KA Turangga jurusan Surabaya-Bandung bertabrakan dengan kereta api pengangkut barang di kilometer 206, kira-kira 200 meter dari Stasiun Karangsari, Kabupaten Garut.

Dalam tabrakan tersebut, tidak ada korban jiwa. Meski sejumlah perjalanan kereta api di jalur selatan terpaksa dialihkan ke jalur utara melalui Cikampek. Karena harus memutar, maka waktu tempuh perjalanan empat KA tersebut menjadi lebih lama sekitar dua jam 45 menit.

Seperti halnya kecelakaan di hari Jumat ini, kecelakaan KA Turangga pada tahun 2006 silam juga terjadi pada jalur rel tunggal. (ADH/RYO)

Foto: Suasana baru gerbong penumpang kereta api Turangga jurusan Bandung-Surabaya yang baru di Stasiun Bandung, Jawa Barat, Selasa (20/1/2009). Kompas/Rony Ariyanto Nugroho

Perawatan korban terluka

Keterangan pers oleh Direktur Utama RSUD Cicalengka dr Achmad Hanafi. (Fabio Lopes)

Direktur RSUD Cicalengka dr Achmad Hanafi melihat kondisi salah satu korban.

Direktur RSUD Cicalengka dr Achmad Hanafi melihat kondisi salah satu korban luka dalam peristiwa tabrakan Kereta Api Turangga dengan Kereta Api Commuter Line di petak Jalan Cicalengka, Haurpugur, Kabupaten Bandung, Jumat (5/1/2024).

27 korban luka dan 2 korban tewas dievakuasi ke IGD RSUD Cicalengka sejak pukul 07.30. 27 korban luka terdiri dari 21 korban luka ringan dan 6 korban luka sedang.

"Sebanyak 14 korban yang mengalami luka ringan telah dipulangkan ke rumahnya. Sementara para korban lainnya masih menjalani perawatan di IGD, " kata Achmad. (Flo)

Korban luka dirawat di RSUD Cicalengka

Kepala RSUD Cicalengka Ahmad Hanafi mengatakan, hingga Jumat pukul 11.00, pihaknya merawat enam luka sedang dan 21 luka ringan terkait tabrakan kereta api di Cicalengka, Jabar. Sebanyak 14 orang lainnya sudah bisa pulang. Sebagian korban terluka di kepala.

"Ada dua korban meninggal dunia. Identitasnya belum kami ketahui," kata Ahmad. (FLO)

KAI Lakukan Rekayasa Jalur

Merespons kecelakaan yang terjadi antara KA Turangga dengan KA Lokal Padalarang, PT KAI (Persero) melakukan rekayasa jalur. Bagi perjalanan KA-KA yang akan melintas di wilayah Haurpugur – Cicalengka, KAI akan melakukan upaya rekayasa pola operasi berupa jalan memutar dan pengalihan menggunakan angkutan lain.

VP VP Public Relations KAI Joni Martinus, Jumat (5/1/2024), mengatakan, KAI juga akan melakukan investigasi bersama KNKT untuk mengetahui penyebab kecelakaan. Informasi lebih lanjut terkait kejadian ini akan kami sampaikan pada kesempatan selanjutnya.

Selain itu, KAI terus melakukan upaya evakuasi terhadap dua rangkaian kereta api dan perbaikan jalur rel yang mengalami kerusakan. (AVE)

Korban Cedera Dibawa Ke RS Terdekat

VP Public Relations KAI Joni Martinus mengatakan, hingga kini tidak ada korban jiwa yang menimpa penumpang. Dari total penumpang KA Turangga sebanyak 287 orang dan KA Commuterline sebanyak 191 penumpang, ada sekitar 22 penumpang yang luka ringan dan telah dibawa ke Rumah Sakit terdekat, untuk mendapat perawatan.

Rinciannya, dibawa ke RSUD Cicalengka 18 orang, RS Edelweis 2 Orang, dan RS AMC 2 Orang

Total, ada empat petugas KAI yang tewas. Mereka adalah masinis, asisten masinis, pramugara, dan anggota keamanan.

Foto Aerial Kecelakaan Kereta Api di Cicalengka

Foto aerial tabrakan Kereta Api Turangga relasi Surabaya Gubeng–Bandung dan Commuterline Bandung Raya di km 181+700 petak jalan antara Stasiun Haurpugur–Stasiun Cicalengka, Jumat (5/1/2024).

Kompas/Fakhri Fadlurrohman

Menko PMK Muhadjir Effendy Kunjungi Lokasi Kecelakaan

Menko PMK Muhadjir Effendy mengunjungi lokasi kecelakaan kereta di Cicalengka.

Pernyataan Dirut PT KAI Didiek Hartantyo

Dirut PT KAI Didiek Hartantyo menyatakan proses evakuasi akan dilakukan semaksimal mungkin dan 24 jam penuh.

Korban Tabrakan KA di Cicalengka Dievakuasi

Tampak sejumlah mobil ambulans yang membawa para korban ke ruang Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Umum Daerah Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Jumat (5/1/2024). 24 korban luka telah dievakuasi ke RSUD Cicalengka.

Berdasarkan data Polda Jawa Barat, 28 korban luka-luka dan tiga korban tewas dalam peristiwa tabrakan Kereta Api Turangga dengan Kereta Api Commuter Line di petak Jalan Cicalengka, Haurpugur, Kabupaten Bandung, Jumat (5/1/2024). (Flo)

Pernyataan Kepala Kantor SAR Bandung

Kepala Kantor SAR Bandung Hery Marantika menjelaskan upaya evakuasi dua rangkaian kereta yang bertabrakan. (KOMPAS/ MACHRADIN WAHYUDI R)

Sejumlah Perjalanan KA Harus Memutar Imbas dari Tabrakan KA di Cicalengka

PT KAI Daop 5 Purwokerto Memohon Maaf Atas Terganggunya Perjalanan Kereta Api Dampak KA Turangga dan Commuter Line Bandung Raya

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 5 Purwokerto menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan kereta api yang terganggu perjalanannya dampak Peristiwa Luar Biasa (PLH) antara KA Turangga (KA 65A) relasi dari Stasiun Surabaya Gubeng-Bandung dengan KA Commuter Line Bandung Raya (KA 350) relasi dari Stasiun Padalarang-Cicalengka di petak jalan antara Stasiun Haurpugur-Cicalengka, tepatnya di KM 181+700, Jumat (5/1) pukul 06.03 WIB.

Manager Humas Daop 5 Purwokerto Feni Novida Saragih menjelaskan bahwa untuk penyebab kejadian tersebut masih dalam pemeriksaan pihak terkait.

"KAI Daop 5 Purwokerto memohon maaf kepada pelanggan KA atas gangguan perjalanan tersebut. Kami sampaikan bahwa saat ini masih dilakukan penanganan di jalur tersebut, sehingga perjalanan kereta api baik penumpang dan barang diharapkan segera dapat kembali normal," ujarnya.

Lintas selatan Kroya-Bandung untuk sementara tidak dapat dilalui karena penanganan evakuasi masih berlangsung. Bagi perjalanan KA - KA yang akan melintas di wilayah Bandung – Kroya – Surabaya atau sebaliknya, KAI melakukan upaya rekayasa pola operasi berupa jalan memutar dan operstapend. (AVE)

Penumpang Dievakuasi ke Stasiun Cicalengka

Menurut Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 2 Ayep Hanapi mengatakan, seluruh penumpang KA Turangga dan KA Lokal Padalarang dipastikan aman. KA Turangga mengangkut 287 penumpang serta KA Lokal Padalarang dengan 191 penumpang dievakuasi ke Stasiun Cicalengka sebagai stasiun terdekat. Rumah Sakit Umum Daerah Cicalengka menjadi rujukan dalam tragedi ini.

KAI melakukan pola operasi memutar karena jalur yang tak memungkinkan dilalui. KA Argo Wilis relasi Bandung-Surabaya Gubeng yang biasanya melewati Cicalengka, Tasikmalaya akan dialihkan lewat Cikampek. KA Argo Wilis serta KA Lodaya relasi Bandung-Solo Balapan juga KA Baturaden Ekspres dialihkan melalui jalur utara. KA Serayu Utara dari timur menuju Pasar Senen akan melalui jalur utara semua.

"Bagi para penumpang, KA (harus) memutar, sehingga kemungkinan waktu perjalanan bertambah. Kami ucapkan permohonan maaf dengan sedikit penambahan waktu perjalanan," ujar Ayep dari Cicalengka, Jawa Barat, Jumat (5/1/2024).

Saat ini, PT KAI telah membuka pos pelayanan di Stasiun Bandung. Keluarga dapat mengecek penumpang sebagai korban dalam kecelakaan KA Turangga dan KA Lokal Padalarang dapat menghubungi contact center KAI di 121 atau melalui kode wilayah 021-121. (AVE)

Keterangan Warga

Keterangan dari Elis (49), Warga Babakan. Kediamannya dijadikan tempat singgah para korban. Lokasi rumahnyakurang dari 50 meter dari titik kecelakaan. (KOMPAS/ MACHRADIN WAHYUDI R)

Warga Menonton Proses Evakuasi Kereta Api

Warga menonton proses evakuasi Kereta api Turangga PLB 65A yang bertabrakan dengan Kereta api Commuter Line Bandung 350 di KM 181+700 kawasan Haurpugur, Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Jumat (5/1/2024), pukul 06.30.

KOMPAS/ MACHRADIN WAHYUDI R

Pengalihan Rute KA dari Surabaya

SURABAYA, KOMPAS - Sebanyak tiga kereta api dari Surabaya tujuan Bandung terpaksa memutar akibat kecelakaan KA Turangga dan Commuter Line Bandung Raya di lintas Cicalengka-Haurpugur, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Jumat (5/1/2024) pukul 06.30.

Manajer Hubungan Masyarakat PT KAI Daerah Operasi 8 Surabaya Luqman Arif mengatakan, pengalihan melalui jalur Kroya-Purwokerto-Cirebon-Cikampek-Bandung.

Tiga KA dari Stasiun Surabaya Gubeng yang terkena pengalihan ialah Pasundan tujuan Stasiun Kiaracondong, Argo Wilis tujuan Stasiun Bandung, dan KA tambahan Natal & Tahun Baru tujuan Stasiun Kiaracondong.

KA Pasundan berangkat pukul 05.50, KA tambahan berangkat pukul 07.35, dan KA Argo Wilis berangkat pukul 08.15. Pengalihan rute ke jalur utara akibat kecelakaan di jalur selatan itu berkonsekuensi keterlambatan kedatangan ketiga KA di Bandung dan Kiaracondong.

“Kami mohon maaf atas pengalihan rute perjalanan kereta api akibat kecelakan itu,” kata Luqman. Daop 8 Surabaya akan terus berkoordinasi dan menyampaikan informasi terbaru tentang perjalanan KA dari dan ke wilayah operasi ini kepada masyarakat pengguna KA. (BRO)

Jalur Rel Tunggal

Sudut foto lain dari jalur rel tunggal di kawasan Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Dengan jalur rel tunggal, rangkaian kereta api dari arah Bandung menuju Yogyakarta atau sebaliknya, harus melintas secara bergantian. (KOMPAS/ MACHRADIN WAHYUDI R)

Korban tewas dievakuasi ke RSUD Cicalengka

BANDUNG, KOMPAS- Tiga orang tewas saat Kereta api Turangga PLB 65A bertabrakan dengan Kereta api Commuter Line Bandung 350 di KM 181+700 kawasan Haurpugur, Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Jumat (5/1/2024), pukul 06.30. Seluruh korban tewas telah dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah Cicalengka.

Kabid Humas Polda Jawa Barat, Komisaris Besar Ibrahim Tompo mengatakan, tiga korban tewas adalah Julian Dwi Setiono, Ponisan dan Andrian.

"Julian adalah Masinis KA KRD Lokal Padalarang Cicalengka dan Ponisan sebagai Asisten Masinis KA KRD Lokal. Sementara Andrian sebagai Pramugara KA Turangga, " papar Ibrahim.

Ia menuturkan, total 28 korban mengalami luka-luka dalam insiden ini. "Seluruh korban tewas dan luka-luka telah dievakuasi ke RSUD Cicalengka, " tuturnya. (FLO)

Kecelakaan Menjelang Stasiun Tujuan

KA Turangga selama ini menjadi andalan mobilitas bagi warga Jawa Barat bagian selatan. Bersama dengan layanan KA Argo Willis, KA Mutiara Selatan, KA Pasundan dan KA Kahuripan, rangkaian KA Turangga menghubungkan kota-kota utama seperti Bandung, Yogyakarta hingga Surabaya.

Rangkaian KA ini seluruhnya merupakan rangkaian kereta eksekutif. KA Turangga juga kebagian kereta panoramic, salah satu inovasi PT KAI yakni berupa kereta dengan jendela-jendela yang ekstra lebar yang memungkinkan penumpang menikmati pemandangan luar kereta dengan lebih leluasa.

Bila sesuai jadwal, KA Turangga biasanya berangkat dari Stasiun Surabaya Gubeng pada pukul 20.00. Rangkaian KA yang ditarik dengan lokomotif CC 206 itu, bila sesuai jadwal ditargetkan tiba di Stasiun Bandung pada pukul 06.17.

Dengan begitu, tragedi yang menimpa KA Turangga pada hari Jumat (5/1/2024) pukul 06.03 ini, terjadi pada lintasan akhir menuju stasiun tujuan, Stasiun Bandung. (RYO)

Semua penumpang selamat

BANDUNG, KOMPAS-Semua penumpang dari kedua kereta api yang terlibat kecelakaan di Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, dipastikan selamat. Namun, PT KAI menyebut ada satu pramugara meninggal. Sedangkan polisi membenarkan ada dua korban tewas lainnya, masinis dan asisten masinis.

Sebelumnya, Kereta api Turangga PLB 65A bertabrakan dengan Kereta api Commuter Line Bandung Raya 350 di KM 181+700 kawasan Haurpugur, Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jumat (5/1/2024), pukul 06.30. Lokasi kecelakaan berada di tengah sawah.

Vice President Public Relation PT KAI Joni Martinus mengatakan, penyebab kecelakaan sejauh ini masih ditelusuri. Namun, ia memastikan, 287 penumpang dari KA Turangga dan 191 penumpang dari KA Commuter Line Bandung Raya, selamat. (RTG)

Jalur rel tunggal KA di Haurpugur, Cicalengka

Jalur rel tunggal kereta api di Haurpugur, Cicalengka, Kabupaten Bandung, yang menjadi lokasi kecelakaan Kereta Api Turangga PLB 65A bertabrakan dengan Kereta Api Commuter Line Bandung 350, Jumat (5/1/2024).

(KOMPAS/FAKHRI FADLURROHMAN)

Akibat Kecelakaan, Sejumlah Perjalanan Kereta Memutar

Tabrakan Kereta Api Turangga dengan KA 350 Commuter Line pada Jumat (5/1/2024) menyebakan sejumlah perjalanan kereta api harus memutar melalui Bandung - Cikampek - Kroya. Berikut rinciannya:


1. PLB 92BK1 (Lodaya) lintas Bd-Ckp (SF 10 Kereta)
2. PLB 92BK (Lodaya) lintas Ckp-Cn-Kya (SF 10 Kereta)
3. PLB 6BK1 (Argo Wilis) lintas Bd-Ckp (SF 10 Kereta)
4. PLB 6BK (Argo Wilis) lintas Ckp-Cnp-Ppk-Kya (SF 10 Kereta)
5. PLB 182BK1 (Baturraden Ekspress) lintas Bd-Ckp (SF 8 Kereta)
6. PLB 182BK (Baturraden Ekspress) lintas Ckp-Cnp-Ppk-Pwt (SF 8 Kereta)
7. PLB 250BK1 (Serayu) lintas Pwt-Ppk-Cnp-Ckp (SF 7 Kereta)
8. PLB 249BK2 (Serayu) lintas Ckp-Cnp-Ppk-Pwt (SF 7 Kereta)
9. PLB 240BK1 (Pasundan) lintas Kac-Ckp (SF 8 Kereta)
10. PLB 240BK (Pasundan) lintas Ckp-Cnp-Ppk-Kya (SF 8 Kereta)

Data tersebut berasal dari PT KAI (Persero) Pusat. (IKI)

Jalur Rel Tunggal

Tabrakan antara KA Turangga dengan KA Commuter Line Bandung Raya terjadi di jalur rel tunggal yang melayani kawasan Jawa Barat bagian selatan. (KOMPAS/FAKHRI FADLURROHMAN)

Logo Kompas
Logo iosLogo android
Kantor Redaksi
Menara Kompas Lantai 5, Jalan Palmerah Selatan 21, Jakarta Pusat, DKI Jakarta, Indonesia, 10270.
+6221 5347 710
+6221 5347 720
+6221 5347 730
+6221 530 2200
Kantor Iklan
Menara Kompas Lantai 2, Jalan Palmerah Selatan 21, Jakarta Pusat, DKI Jakarta, Indonesia, 10270.
+6221 8062 6699
Layanan Pelanggan
Kompas Kring
+6221 2567 6000