logo Kompas.id
PolitikPolitik Identitas, Kontestasi Politik, dan Kohesi Sosial

Politik Identitas, Kontestasi Politik, dan Kohesi Sosial

Pemilihan Kepala Daerah DKI Jakarta 2017 yang diiringi munculnya kasus penodaan agama yang menjerat petahana Basuki Tjahaja Purnama turut meningkatkan tensi politik nasional Kasus ini pun memicu menguatnya politik identitas yang kemudian mengubah konfigurasi politik di Pilkada Ibu Kota Kondi

· 1 menit baca
Memuat data...

Kondisi ini meluas dengan gencarnya dinamika media sosial meramaikan hiruk pikuk politik, yang semakin mengkristal seusai Pilkada DKI Jakarta. Apalagi momentum pilkada serentak 2018 yang menjadi titik pijak pertarungan pemilu legislatif dan presiden serentak 2019 sudah mulai dirasakan di pengujung tahun ini. Fenomena media sosial yang semakin riuh dengan isu-isu perbedaan pilihan politik juga kembali memengaruhi kohesi sosial publik meski hasil jajak pendapat Kompas menyebut modal sosial bangsa masih kuat dengan acuan Pancasila sebagai nilai-nilai bersama.

Namun, publik yang terbelah memang tidak bisa dihindari. Hal ini pun berdampak pada sorotan terhadap kinerja pemerintah. Sejumlah langkah pemerintah pada tahun ini melahirkan ketegangan yang cukup kuat antara pihak yang menolak dan yang mendukung. Lihat saja pada penerbitan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 2 Tahun 2017 tentang Perubahan atas UU No 17/2013 tentang Organisasi Kemasyarakatan. Regulasi ini memberikan wewenang bagi pemerintah membubarkan ormas yang dinilai melanggar aturan tanpa melalui proses pengadilan. Perppu ini sontak memancing perdebatan sengit antara publik yang pro dan kontra. Intensitasnya meningkat ketika pemerintah mengimplementasikan aturan ini untuk membubarkan ormas Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).

Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Belum selesai baca berita ini? Selesaikan dengan berlangganan konten digital premium Kompas.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Memuat data..