logo Kompas.id
Politik & HukumPejabat Kementan Takut...
Iklan

Pejabat Kementan Takut Dibebastugaskan jika Tolak Permintaan Syahrul dan Keluarga

Sejumlah pejabat Kementan mengaku takut dibebastugaskan jika tidak mengumpulkan uang untuk Syahrul Yasin Limpo.

Oleh
HIDAYAT SALAM
· 3 menit baca
Suasana sidang pemeriksaan saksi kasus dugaan korupsi di lingkungan Kementerian Pertanian. Jaksa penuntut umum Komisi Pemberantasan Korupsi menghadirkan lima saksi lainnya di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Rabu (15/5/2024).
KOMPAS/HIDAYAT SALAM

Suasana sidang pemeriksaan saksi kasus dugaan korupsi di lingkungan Kementerian Pertanian. Jaksa penuntut umum Komisi Pemberantasan Korupsi menghadirkan lima saksi lainnya di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Rabu (15/5/2024).

JAKARTA, KOMPAS — Sejumlah pejabat Kementerian Pertanian mengaku takut terancam dibebastugaskan dari jabatan jika tidak mengumpulkan uang setoran untuk diberikan kepada bekas Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo. Uang setoran itu untuk keperluan pribadi dan keluarga Syahrul, Partai Nasdem, kado undangan, sewa pesawat, bantuan bencana alam/sembako, keperluan ke luar negeri, umrah, kurban, dan lain-lain.

Adanya ancaman dibebastugaskan dari jabatan itu disampaikan oleh Direktur Jenderal (Dirjen) Hortikultura Kementerian Pertanian Prihasto Setyanto saat dihadirkan sebagai saksi oleh jaksa penuntut umum Komisi Pemberantasan Korupsi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Rabu (15/5/2024). Di hadapan majelis hakim yang diketuai Rianto Adam Pontoh, jaksa KPK juga menghadirkan empat saksi lainnya.

Editor:
SUHARTONO
Bagikan
Logo Kompas
Logo iosLogo android
Kantor Redaksi
Menara Kompas Lantai 5, Jalan Palmerah Selatan 21, Jakarta Pusat, DKI Jakarta, Indonesia, 10270.
+6221 5347 710
+6221 5347 720
+6221 5347 730
+6221 530 2200
Kantor Iklan
Menara Kompas Lantai 2, Jalan Palmerah Selatan 21, Jakarta Pusat, DKI Jakarta, Indonesia, 10270.
+6221 8062 6699
Layanan Pelanggan
Kompas Kring
+6221 2567 6000