logo Kompas.id
Politik & HukumMuhaimin Sentil Kekuasaan...
Iklan

Muhaimin Sentil Kekuasaan Lewat Sholawatan

Selipan sindiran Muhaimin di sela-sela sholawatan disambut tawa para pendukungnya di Jakarta International Stadium.

Oleh
STEPHANUS ARANDITIO
· 2 menit baca
Calon wakil presiden nomor urut 1, Muhaimin Iskandar menyampaikan sentilan politik saat berorasi dalam kampanye terbuka di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara pada Sabtu (2/10/2024).
TANGKAPAN LAYAR YOUTUBE ANIES BASWEDAN

Calon wakil presiden nomor urut 1, Muhaimin Iskandar menyampaikan sentilan politik saat berorasi dalam kampanye terbuka di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara pada Sabtu (2/10/2024).

JAKARTA, KOMPAS - Calon wakil presiden nomor urut 1, Muhaimin Iskandar menyampaikan sentilan politik saat berorasi dalam kampanye terbuka di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara pada Sabtu (2/10/2024). Sentilan itu disampaikannya sembari bersholawat dan bergurau.

Muhaimin memulai orasinya dengan membacakan Surat Al-Fatihah dan bersholawat di hadapan para pendukungnya yang memadati JIS. Di sela sholawatan, Muhaimin menyelipkan kata-kata sindiran.

Baca Berita Seputar Pemilu 2024
Pahami informasi seputar pemilu 2024 dari berbagai sajian berita seperti video, opini, Survei Litbang Kompas, dan konten lainnya.
Kunjungi Halaman Pemilu

"Rakyat sepakat untuk perubahan, pemilu bukan lah pergantian dari bapak-anak, terlibatlah paman, konstitusi hancur berantakan. Suara anda jangan mau dibeli, itu menguntungkan oligarki. Marilah kita tegakkan demokrasi, Indonesia bukan milik dinasti," kata Muhaimin.

Lantunan Muhaimin itu kemudian disambut gelak tawa para pendukungnya dan dilanjutkan kembali dengan bersholawat. Pasangannya, calon presiden Anies Baswedan pun menyahuti, "Gus, ndak bahaya ta?".

Rakyat sepakat untuk perubahan, pemilu bukan lah pergantian dari bapak anak, terlibat lah paman, konstitusi hancur berantakan. Suara anda jangan mau dibeli, itu menguntungkan oligarki. Marilah kita tegakkan demokrasi, Indonesia bukan milik dinasti,

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini menambahkan, mereka sengaja memilih JIS untuk tempat terakhir kampanyenya karena JIS dibangun dengan tenaga kerja lokal. Ini sebagai simbol bahwa mereka berjanji tidak akan menguntungkan pekerja asing dalam kebijakannya nanti ketika terpilih menjadi presiden dan wakil presiden.

"Kita mengerti betul salah satu penyebab kegagalan dalam proses pembangunan kita adalah hilangnya keadilan. Insya Allah, perubahan mewujudkan keadilan. Siapa yang mengganggu keadilan kita lawan," kata Muhaimin.

Pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 1, Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar berpidato dalam kampanye akbar di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara, Sabtu (10/2/2024).
TANGKAPAN LAYAR YOUTUBE ANIES BASWEDAN

Pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 1, Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar berpidato dalam kampanye akbar di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara, Sabtu (10/2/2024).

Iklan

Oleh karena itu, pada kesempatan terakhir kampanye sebelum masa tenang, dia meminta para pendukungnya untuk datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada 14 Februari. Tak hanya itu, setelah mencoblos para pendukung diharapkan terus mengawal proses penghitungan suara agar Pemilu 2024 tetap jujur dan adil.

Baca juga: Kemeriahan Kampanye Pamungkas Anies, Prabowo, dan Ganjar Dimulai

Sebelum Muhaimin berorasi, Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Salim Segaf Al-Jufri juga mengatakan, sejumlah kekurangan atau masalah muncul dan belum terselesaikan di era Presiden Joko Widodo, mulai dari masalah kemiskinan, hingga penegakan hukum. Menurut dia, kondisi Indonesia hari ini sedang tidak baik-baik saja.

"Saya tidak perlu sebutkan satu per satu apa yang terjadi 10 tahun, tetapi selama 10 tahun yang terjadi tidak baik-baik saja, walaupun pasti ada keberhasilan, tetapi yang namanya kekurangan, tebang pilih masalah hukum dan sebagainya itu terjadi kasat mata, oleh karena itu perubahan adalah sebuah keniscayaan," kata Salim.

Baca juga: Kampanye Pamungkas Anies, Prabowo, dan Ganjar

Pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 1, Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar berpidato dalam kampanye akbar di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara, Sabtu (10/2/2024).
KOMPAS/HIDAYAT SALAM

Pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 1, Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar berpidato dalam kampanye akbar di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara, Sabtu (10/2/2024).

Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh, dalam pidatonya menyampaikan, Indonesia sedang mengalami tantangan yang cukup besar, dari dalam maupun luar negeri. Anies-Muhaimin akan menjadi jawaban atas semua permasalahan itu. Dia mengajak semua pendukung untuk menggunakan hak suara dan mengawasi proses penghitungan suara agar Pemilu 2024 berlangsung jujur dan adil.

"Kurang dari 100 jam kita akan menghadapi suatu momentum yang amat strategis yang bernama Pemilu, kita berkewajiban menggunakan dan mengawasi hak politik kita," katanya.

Reportase Langsung: Kampanye Pamungkas Anies, Prabowo, dan Ganjar

Menurut Surya Paloh, bangsa Indonesia sedang mengalami tantangan yang cukup besar, dari dalam maupun luar negeri. “Kita punya banyak permasalahan. Namun, Anies paham dalam menghadapi tantangan ke depan. Kita membutuhkan pemimpin bangsa yang bisa memadukan kemampuan moralitas dan etikanya,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al-Jufri mengatakan, Indonesia butuh perubahan. Dan perubahan itu bisa dicapai melalui kemenangan Anies-Muhaimin. “Perubahan tidak akan terjadi kalau kita tidak bergandengan tangan. Selama 10 tahun terakhir, kita tau bagaimana sulitnya ekonomi terutama bagi kaum menengah ke bawah,” katanya.

Editor:
ANTONY LEE
Bagikan
Logo Kompas
Logo iosLogo android
Kantor Redaksi
Menara Kompas Lantai 5, Jalan Palmerah Selatan 21, Jakarta Pusat, DKI Jakarta, Indonesia, 10270.
+6221 5347 710
+6221 5347 720
+6221 5347 730
+6221 530 2200
Kantor Iklan
Menara Kompas Lantai 2, Jalan Palmerah Selatan 21, Jakarta Pusat, DKI Jakarta, Indonesia, 10270.
+6221 8062 6699
Layanan Pelanggan
Kompas Kring
+6221 2567 6000