logo Kompas.id
Politik & HukumGus Muhaimin Konsolidasikan...
Iklan

Gus Muhaimin Konsolidasikan Warga Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah di Yogyakarta

Muhaimin Iskandar menyebut warga NU dan Muhammadiyah di Yogyakarta bersatu padu.

Oleh
PRAYOGI DWI SULISTYO
· 2 menit baca
Pelawak yang juga tokoh senior Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhammad Syakirun atau yang dikenal dengan panggilan Kirun; Wakil Kapten Tim Pemenangan Nasional Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Timnas Amin), Thomas Lembong; dan calon wakil presiden nomor urut 1, Muhaimin Iskandar, (dari kiri ke kanan) dalam acara Rapat Umum Rakyat Jogja bersama Gus Muhaimin di Purawisata, Keparakan, Yogyakarta, Senin (29/1/2024).
KOMPAS/PRAYOGI DWI SULISTYO

Pelawak yang juga tokoh senior Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhammad Syakirun atau yang dikenal dengan panggilan Kirun; Wakil Kapten Tim Pemenangan Nasional Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Timnas Amin), Thomas Lembong; dan calon wakil presiden nomor urut 1, Muhaimin Iskandar, (dari kiri ke kanan) dalam acara Rapat Umum Rakyat Jogja bersama Gus Muhaimin di Purawisata, Keparakan, Yogyakarta, Senin (29/1/2024).

YOGYAKARTA, KOMPAS — Calon wakil presiden nomor urut 1, Muhaimin Iskandar, berupaya mengonsolidasikan warga Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah di Yogyakarta. Ia ingin warga NU dan Muhammadiyah bersatu padu untuk mendukung Anies-Muhaimin di Yogyakarta.

Muhaimin mengungkapkan, ia bersama Wakil Kapten Tim Pemenangan Nasional Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Timnas Amin), Thomas Lembong, dan rombongan bertemu tokoh-tokoh dan penggerak kemenangan di Yogyakarta. Pertemuan tersebut disebut menjadi konsolidasi untuk pergerakan pemenangan.

Baca Berita Seputar Pemilu 2024
Pahami informasi seputar pemilu 2024 dari berbagai sajian berita seperti video, opini, Survei Litbang Kompas, dan konten lainnya.
Kunjungi Halaman Pemilu

”Bahkan, warga NU (Nahdlatul Ulama), warga Muhammadiyah Yogyakarta bersatu padu. Warga, bukan pengurus ya, warga. Ini sangat luar biasa menjadi potensi kebersamaan umat Islam Yogyakarta karena NU-Muhammadiyah itu selama ini biasanya berbeda-beda terus,” ujarnya seusai acara Rapat Umum Rakyat Jogja bersama Gus Muhaimin di Purawisata, Keparakan, Yogyakarta, Senin (29/1/2024).

Dalam kegiatan ini hadir sejumlah pihak yang disebut-sebut sebagai simpatisan Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Adapun PPP saat ini bersama Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Partai Hanura, dan Partai Perindo mendukung pasangan calon presiden-wakil presiden nomor urut 3, Ganjar Pranowo-Mahfud MD.

Calon wakil presiden nomor urut 1, Muhaimin Iskandar, berorasi di depan pendukungnya dalam acara Rapat Umum Rakyat Jogja bersama Gus Muhaimin di Purawisata, Keparakan, Yogyakarta, Senin (29/1/2024). Muhaimin ingin Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah bersatu padu.
KOMPAS/PRAYOGI DWI SULISTYO

Calon wakil presiden nomor urut 1, Muhaimin Iskandar, berorasi di depan pendukungnya dalam acara Rapat Umum Rakyat Jogja bersama Gus Muhaimin di Purawisata, Keparakan, Yogyakarta, Senin (29/1/2024). Muhaimin ingin Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah bersatu padu.

Muhaimin juga menyambut baik kehadiran simpatisan PPP tersebut. Ia mengatakan, sebelum ada Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), dirinya merupakan PPP. Ia yakin bahwa PPP di akar rumput mendukung pasangan Anies-Muhaimin. Menurut dia, mereka yang ada di akar rumput merupakan rakyat.

Iklan

Baca juga: Anies-Muhaimin Janji Lindungi Hak-hak Ojek Daring

Oleh karena itu, lanjutnya, kemenangan Anies-Muhaimin akan menjadi kemenangan rakyat Indonesia. Sebab, agenda perubahan merupakan agenda rakyat. Jadi, partai yang mendukung Anies-Muhaimin merupakan partai yang peduli pada rakyatnya secara nasional. Ia berharap 16 hari lagi saat pemungutan suara, Anies-Muhaimin dapat menyapu bersih suara di Yogyakarta.

Ditemui secara terpisah, Ketua Dewan Pengurus Wilayah PKB DI Yogyakarta Agus Sulistiyono mengungkapkan, pengurus PKB DI Yogyakarta telah berkomunikasi secara intens dengan elite PPP DI Yogyakarta meski secara formal tidak ingin diperlihatkan. Menurut Agus, yang terpenting masyarakat di akar rumput tetap bisa bergerak mendukung Anies-Muhaimin.

Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DI Yogyakarta Agus Sulistiyono
KOMPAS/PRAYOGI DWI SULISTYO

Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DI Yogyakarta Agus Sulistiyono

Kerusakan alam

Dalam Rapat Umum Rakyat Jogja bersama Gus Muhaimin, Muhaimin kembali menyoroti kerusakan alam Indonesia akibat kerakusan segelintir orang. Ia akan bertemu dengan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan untuk adu data terkait manfaat dan bahaya tambang.

Sebelumnya, melalui media sosial, Luhut menyebut Muhaimin berbohong soal data hilirisasi yang disampaikan saat debat cawapres di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 keempat di Jakarta Convention Center (JCC), Minggu (21/1/2024). Luhut mengklaim, penambangan dan hilirisasi membuat tingkat ekonomi masyarakat meningkat.

Muhaimin menegaskan, ia dan Anies bertekad menjalankan pembangunan yang bermanfaat. Muhaimin mencontohkan, dalam beberapa tahun terakhir, nikel ditambang hingga habis-habisan. Akibat terlalu banyak diekspor, harga nikel turun.

Muhaimin menegaskan, pembangunan butuh keadilan, terutama keadilan antargenerasi. Sebab, dari hasil analisis yang ada, persediaan nikel tinggal 15 tahun. Jika sudah banyak yang diekspor, ketika butuh nikel, Indonesia harus mengimpor hasil sendiri dari negara lain.

Editor:
ANTONY LEE
Bagikan
Logo Kompas
Logo iosLogo android
Kantor Redaksi
Menara Kompas Lantai 5, Jalan Palmerah Selatan 21, Jakarta Pusat, DKI Jakarta, Indonesia, 10270.
+6221 5347 710
+6221 5347 720
+6221 5347 730
+6221 530 2200
Kantor Iklan
Menara Kompas Lantai 2, Jalan Palmerah Selatan 21, Jakarta Pusat, DKI Jakarta, Indonesia, 10270.
+6221 8062 6699
Layanan Pelanggan
Kompas Kring
+6221 2567 6000