logo Kompas.id
Politik & HukumMekanisme Izin Bisa Menjadi...
Iklan

Mekanisme Izin Bisa Menjadi Tantangan bagi Presiden

Untuk implementasikan Putusan MK No 68/PUU-XX/2022, KPU dalam peraturannya mengatur bahwa menteri yang menjadi calon di pilpres bisa ajukan cuti.

Oleh
IQBAL BASYARI
· 4 menit baca
Suasana uji publik tiga rancangan Peraturan KPU, di Jakarta, Senin (4/9/2023). KPU mendesain pendaftaran pasangan calon presiden dan calon wakil presiden akan berlangsung pada 10-16 Oktober 2023.
KOMPAS/HIDAYAT SALAM

Suasana uji publik tiga rancangan Peraturan KPU, di Jakarta, Senin (4/9/2023). KPU mendesain pendaftaran pasangan calon presiden dan calon wakil presiden akan berlangsung pada 10-16 Oktober 2023.

JAKARTA, KOMPAS — Menteri dan pejabat setingkat menteri tidak perlu lagi mengundurkan diri ketika ikut berkontestasi di pemilihan presiden dan wakil presiden sepanjang mendapatkan izin dari Presiden, melainkan cukup mengajukan cuti. Ketentuan baru yang akan diterapkan Komisi Pemilihan Umum pada Pilpres 2024 itu dipandang bisa menjadi penghambat bagi partai politik yang akan mengusung menteri jika tidak mendapatkan izin dari Presiden.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasyim Asy'ari, di Jakarta, Selasa (5/9/2023), mengatakan, pihaknya melakukan sejumlah penyesuaian dalam membuat rancangan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) tentang Pencalonan Peserta Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden. Ada sejumlah perbedaan dalam persyaratan calon di Pemilihan Presiden 2024 dibandingkan yang berlaku di pilpres sebelumnya. Salah satunya, pengaturan persyaratan calon presiden (capres) dan wakil presiden (wapres) bagi pejabat negara yakni menteri atau pejabat setingkat menteri.

Editor:
MADINA NUSRAT
Bagikan
Logo Kompas
Logo iosLogo android
Kantor Redaksi
Menara Kompas Lantai 5, Jalan Palmerah Selatan 21, Jakarta Pusat, DKI Jakarta, Indonesia, 10270.
+6221 5347 710
+6221 5347 720
+6221 5347 730
+6221 530 2200
Kantor Iklan
Menara Kompas Lantai 2, Jalan Palmerah Selatan 21, Jakarta Pusat, DKI Jakarta, Indonesia, 10270.
+6221 8062 6699
Layanan Pelanggan
Kompas Kring
+6221 2567 6000