logo Kompas.id
Politik & HukumPemerintah Tak Akan Bubarkan...
Iklan

Pemerintah Tak Akan Bubarkan Al-Zaytun, Kemenag Diminta Mendampingi

Kementerian Agama akan mendampingi Pondok Pesantren Al-Zaytun setelah pemimpin pondok, Panji Gumilang, ditahan. Pendampingan untuk memastikan kurikulum yang diajarkan sesuai dengan Pancasila dan UUD 1945.

Oleh
DIAN DEWI PURNAMASARI
· 3 menit baca
https://cdn-assetd.kompas.id/UhaMSJUzwUpuo_2u1I7EPSrkvTI=/1024x683/filters:watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https%3A%2F%2Fasset.kgnewsroom.com%2Fphoto%2Fpre%2F2023%2F08%2F03%2F571d8bcc-a3ae-4e3e-8fa8-a0f20bfc4baa_jpg.jpg

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD seusai mengikuti rapat terbatas tentang gelar tanda jasa dan tanda kehormatan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (3/8/2023).

JAKARTA, KOMPAS — Kementerian Agama ditugaskan untuk menilai penyelenggaraan pendidikan di Pondok Pesantren Al-Zaytun setelah pemimpin pondok itu ditetapkan tersangka dan ditahan Badan Reserse Kriminal Polri karena diduga menistakan agama. Pemerintah pun menegaskan tak akan membubarkan Al-Zaytun yang saat ini menjadi tempat belajar sekitar 5.000 santri.

Editor:
ANTONIUS PONCO ANGGORO
Bagikan
Logo Kompas
Logo iosLogo android
Kantor Redaksi
Menara Kompas Lantai 5, Jalan Palmerah Selatan 21, Jakarta Pusat, DKI Jakarta, Indonesia, 10270.
+6221 5347 710
+6221 5347 720
+6221 5347 730
+6221 530 2200
Kantor Iklan
Menara Kompas Lantai 2, Jalan Palmerah Selatan 21, Jakarta Pusat, DKI Jakarta, Indonesia, 10270.
+6221 8062 6699
Layanan Pelanggan
Kompas Kring
+6221 2567 6000