logo Kompas.id
Politik & HukumBuntut Kasus Sekretaris MA,...
Iklan

Buntut Kasus Sekretaris MA, KPK Akan Panggil Paksa Hakim Agung Prim Haryadi

Surat pemanggilan KPK terhadap hakim agung akan disampaikan juga ke Ketua MA. Tujuannya agar Ketua MA ikut memerintahkan hakim agung hadir penuhi panggilan KPK. Jika tidak, hakim agung seperti Prim akan dipanggil paksa.

Oleh
PRAYOGI DWI SULISTYO
· 3 menit baca
Calon hakim agung (CHA) 2021 untuk kamar pidana Prim Haryadi mengikuti seleksi wawancara terbuka yang dilakukan Komisi Yudisial, Rabu (4/8/2021).
DOKUMENTASI HUMAS KOMISI YUDISIAL

Calon hakim agung (CHA) 2021 untuk kamar pidana Prim Haryadi mengikuti seleksi wawancara terbuka yang dilakukan Komisi Yudisial, Rabu (4/8/2021).

JAKARTA, KOMPAS — Komisi Pemberantasan Korupsi bakal panggil paksa hakim agung Prim Haryadi yang sudah dua kali tidak datang memenuhi panggilan menjadi saksi untuk Sekretaris Mahkamah Agung Hasbi Hasan yang sudah menjadi tersangka. Prim berjanji akan datang memenuhi panggilan KPK pada pekan depan.

Wakil Ketua KPK Alexander Marwata mengatakan, ia tidak tahu alasan Prim belum hadir memenuhi panggilan KPK. Karena itu, KPK akan memanggil lagi dengan harapan Prim memenuhi panggilan. Jika tidak hadir juga, KPK bakal memanggil paksa.

Editor:
SUHARTONO
Bagikan
Logo Kompas
Logo iosLogo android
Kantor Redaksi
Menara Kompas Lantai 5, Jalan Palmerah Selatan 21, Jakarta Pusat, DKI Jakarta, Indonesia, 10270.
+6221 5347 710
+6221 5347 720
+6221 5347 730
+6221 530 2200
Kantor Iklan
Menara Kompas Lantai 2, Jalan Palmerah Selatan 21, Jakarta Pusat, DKI Jakarta, Indonesia, 10270.
+6221 8062 6699
Layanan Pelanggan
Kompas Kring
+6221 2567 6000