logo Kompas.id
Politik & HukumBaca Pleidoi, Putri...
Iklan

Baca Pleidoi, Putri Candrawathi Kembali Tegaskan Jadi Korban Kekerasan Seksual

Dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Putri Candrawathi membacakan nota pembelaan pribadi berjudul ”Surat dari Balik Jeruji: Jika Tuhan Mengizinkan, Saya Ingin Kembali Memeluk Putra-Putri Kami”.

Oleh
NORBERTUS ARYA DWIANGGA MARTIAR
· 4 menit baca
Terdakwa kasus pembunuhan berencana Brigadir J, Putri Candrawathi, akan memasuki ruang sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (25/1/2023). Dalam sidang tersebut, Putri akan membacakan nota pembelaan pribadinya.
KOMPAS/NORBERTUS ARYA DWIANGGA MARTIAR

Terdakwa kasus pembunuhan berencana Brigadir J, Putri Candrawathi, akan memasuki ruang sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (25/1/2023). Dalam sidang tersebut, Putri akan membacakan nota pembelaan pribadinya.

JAKARTA, KOMPAS — Istri bekas Kepala Divisi Propam Polri Ferdy Sambo yang juga terdakwa kasus dugaan pembunuhan berencana Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat, Putri Candrawathi, menegaskan bahwa ia adalah korban kekerasan seksual yang dilakukan Nofriansyah. Di hari pernikahannya yang ke-22, Putri menyebut Nofriansyah telah memperkosa, menganiaya, serta mengancam akan membunuhnya maupun membunuh anak-anaknya.

Pernyataan Putri tersebut merupakan bagian dari nota pembelaan atau pleidoi pribadi berjudul ”Surat dari Balik Jeruji: Jika Tuhan Mengizinkan, Saya Ingin Kembali Memeluk Putra-Putri Kami” yang dibacakannya di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (25/1/2023). Dalam sidang yang dipimpin ketua majelis hakim Wahyu Iman Santoso, Putri membacakan pleidoi pribadi yang kemudian disusul pembacaan nota pembelaan penasihat hukum.

Editor:
ANTONY LEE
Bagikan