logo Kompas.id
β€Ί
Politik & Hukumβ€ΊKoalisi Gerindra-PKB Dinilai...
Iklan

Koalisi Gerindra-PKB Dinilai Mewakili Dua Spektrum Politik Berbeda

Koalisi Gerindra-PKB dideklarasikan akhir pekan ini atau setelah Rapimnas Gerindra. Dalam rapimnas, Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto akan dideklarasikan sebagai capres Gerindra.

Oleh
KURNIA YUNITA RAHAYU, IQBAL BASYARI
Β· 1 menit baca
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kiri) berjabat tangan dengan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar seusai pertemuan di kediaman Prabowo di Jakarta, Sabtu (18/6/2022).
KOMPAS/RIZA FATHONI

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kiri) berjabat tangan dengan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar seusai pertemuan di kediaman Prabowo di Jakarta, Sabtu (18/6/2022).

JAKARTA, KOMPAS - Partai Gerindra dan Partai Kebangkitan Bangsa dinilai mewakili spektrum politik yang berbeda. Oleh karena itu, rencana deklarasi koalisi kedua partai pada akhir pekan ini dinilai bisa memberikan nilai tambah kepada kedua partai, terutama dalam menghadapi Pemilu 2024. Berkaitan dengan rencana deklarasi itu, elite kedua partai terus berkoordinasi.

Kepala Departemen Politik dan Perubahan Sosial Centre for Strategic and International Studies (CSIS) Arya Fernandes menilai, koalisi Gerindra dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) merupakan kombinasi yang baik. Sebab, kedua partai mewakili spektrum politik yang berbeda. Mulai dari basis massa, ideologi, narasi, hingga segmen politik yang berbeda.

Editor:
ANTONIUS PONCO ANGGORO
Bagikan