logo Kompas.id
β€Ί
Politik & Hukumβ€ΊNasdem Disebut Jadi Magnet...
Iklan

Nasdem Disebut Jadi Magnet Baru Penentu Koalisi Pemenangan Pemilu 2024

Posisi tawar Nasdem dalam pembentukan koalisi pilpres disebut lebih kuat. Manuver Surya Paloh diprediksikan dapat mengubah koalisi parpol jelang Pemilu 2024.

Oleh
DIAN DEWI PURNAMASARI
Β· 1 menit baca
Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh (tiga dari kanan) bersama Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Syaikhu (dua dari kanan) usai pertemuan di Kantor DPP Partai Nasdem, Jakarta, Rabu (22/6/2022). Kedua partai menyamakan persepsi dan frekuensi untuk menjajaki koalisi dalam Pemilu 2024. Pertemuan berlangsung selama sekitar dua jam.
KOMPAS/HENDRA A SETYAWAN

Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh (tiga dari kanan) bersama Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Syaikhu (dua dari kanan) usai pertemuan di Kantor DPP Partai Nasdem, Jakarta, Rabu (22/6/2022). Kedua partai menyamakan persepsi dan frekuensi untuk menjajaki koalisi dalam Pemilu 2024. Pertemuan berlangsung selama sekitar dua jam.

JAKARTA, KOMPAS β€” Partai Nasdem dan ketua umumnya, Surya Paloh, menjadi magnet baru dalam percaturan politik di Tanah Air yang dapat menentukan peta koalisi pada Pemilihan Umum 2024. Kendati hanya menguasai 10 persen kursi parlemen, sejumlah petinggi partai politik bergantian mengunjungi Partai Nasdem untuk membicarakan berbagai persoalan bangsa sekaligus menjajaki kemungkinan kerja sama pada pemilu presiden dua tahun mendatang.

Sejak Maret hingga saat ini setidaknya sudah lima ketua umum partai politik (parpol) yang berkunjung ke Nasdem dan bertemu Surya Paloh. Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menjadi pimpinan parpol pertama yang bersilaturahmi ke Nasdem pada 10 Maret lalu. Salah satu tema yang dibahas dalam pertemuan itu adalah wacana penundaan Pemilu 2024.

Editor:
ANITA YOSSIHARA
Bagikan