logo Kompas.id
Politik & HukumMembangun Indonesia-sentris...

Membangun Indonesia-sentris lewat Instrumen Investasi

Pemerintah mengagendakan pemerataan pembangunan dengan membangun dari pinggiran. Investasi di daerah pun menjadi kunci penggerak ekonomi yang dapat diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Oleh
CYPRIANUS ANTO SAPTOWALYONO, NINA SUSILO, MAWAR KUSUMA WULAN KUNCORO MANIK
· 1 menit baca
Penghormatan kepada bendera Merah Putih dalam upacara HUT Ke-72 RI di Desa Adat Wae Rebo, Kabupaten Manggarai, Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur, Kamis (17/8/2017).
Kompas/Adrian Fajriansyah

Penghormatan kepada bendera Merah Putih dalam upacara HUT Ke-72 RI di Desa Adat Wae Rebo, Kabupaten Manggarai, Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur, Kamis (17/8/2017).

”Membangun Indonesia adalah membangun semua wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia dari Aceh sampai Papua. Itulah esensi dari apa yang dimaksudkan oleh Bapak Presiden untuk membangun Indonesia-sentris,” kata Menteri Investasi dan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia. Hal ini disampaikannya pada acara Pemberian Penghargaan atas Capaian Realisasi Investasi Tahun 2021 kepada Pemerintah Daerah pada Rabu (16/12/2022).

Seperti diketahui, pemerataan pembangunan dengan membangun dari pinggiran sudah dikumandangkan sejak periode pertama kepemimpinan Presiden Joko Widodo. Hal ini bahkan menjadi satu dari sembilan agenda prioritas Presiden Jokowi yang saat itu didampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla. Di periode kedua Presiden Jokowi, pemerataan pembangunan masih menjadi perhatian, seperti tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN 2020-2024).

Editor:
ANTONIUS PONCO ANGGORO
Bagikan