logo Kompas.id
Politik & HukumInfiltrasi Jamaah Islamiyah ke...
Iklan

Infiltrasi Jamaah Islamiyah ke Lembaga Publik Kian Gencar

Keterlibatan anggota kelompok teror Jamaah Islamiyah ke lembaga publik kembali terungkap. Aksi tersebut merupakan bagian dari strategi ”tamkin” yang bertujuan membangun negara berbasis agama.

Oleh
KURNIA YUNITA RAHAYU
· 4 menit baca
Tim Densus 88 melakukan penjagaan saat penggeledahan.
ANTARA FOTO/RISKY MAULANA

Tim Densus 88 melakukan penjagaan saat penggeledahan.

JAKARTA, KOMPAS — Penangkapan anggota Jamaah Islamiyah kembali mengungkap upaya infiltrasi kelompok teror tersebut ke lembaga keagamaan publik dan partai politik. Strategi khusus diperlukan agar pemberantasan teror tak terjerumus dalam narasi pemberangusan pihak tertentu.

Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri menangkap tiga tersangka terorisme di Bengkulu pada Rabu (9/2/2022). Mereka yang berinisial CA, M, dan RH merupakan anggota kelompok teror Jamaah Islamiyah (JI) jaringan Bengkulu yang terhubung dengan jejaring di Palembang, Sumatera Selatan, Riau, dan Sumatera Utara. Ketiganya berbaiat ke kelompok tersebut sejak 1999.

Editor:
SUHARTONO
Bagikan