logo Kompas.id
Politik & HukumUntuk Pertama Kali, Perempuan ...

Untuk Pertama Kali, Perempuan Masuk Jajaran PBNU

Bergabungnya perempuan untuk pertama kali di dalam jajaran struktural PBNU merupakan gerbang awal bagi kaum perempuan untuk memperbesar khidmatnya bagi NU, umat Islam, bangsa dan negara, serta peradaban dunia.

Oleh
Rini Kustiasih
· 1 menit baca
https://dmm0a91a1r04e.cloudfront.net/Rq0WMEQkgg6febOcCkTIOBUuc0k=/1024x473/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2022%2F01%2FScreenshot_20220112-110503_YouTube_1641966786.jpg
Kompas

Suasana saat Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama KH Yahya Cholil Staquf mengumumkan nama-nama jajaran PBNU, Rabu (12/1/2022), di Jakarta.

JAKARTA, KOMPAS — Untuk pertama kali, perempuan masuk dalam jajaran struktural Pengurus Besar Nahdlatul Ulama atau PBNU. Hadirnya perempuan ini merupakan kebutuhan organisasi dalam merespons situasi yang berkembang di tengah masyarakat saat ini.

Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf yang mengumumkan jajaran PBNU itu, Rabu (12/1/2022), di Jakarta, mengatakan, peran dan pemikiran perempuan kian diperlukan di PBNU. Tokoh ulama perempuan senior yang masuk jajaran pengurus, antara lain, Nyai Hajjah Nafisah Sahal Mahfudz, Nyai Hajjah Sinta Nuriyah, dan Nyai Hajjah Mahfudah Ali Ubeid.

Editor:
Antonius Ponco Anggoro
Bagikan