logo Kompas.id
Politik & HukumMK Minta Pemohon Perkuat...
Iklan

MK Minta Pemohon Perkuat Argumentasi Penghapusan ”Presidential Threshold”

Hakim Konstitusi Daniel Yusmic dalam sidang uji materi ”presidential threshold” mengatakan, MK bisa saja mengubah pandangannya. Namun, ia meminta pemohon memberi kontra argumentasi terhadap putusan-putusan sebelumnya.

Oleh
susana rita
· 6 menit baca
https://cdn-assetd.kompas.id/ZxLnttM7hMQQCF9FAC890NtZBJE=/1024x576/filters:watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2018%2F06%2F20180621_ENGLISH-TAJUK-1_A_web.jpg
KOMPAS/WISNU WIDIANTORO

Sejumlah aktivis, yang mendaftarkan Pengujian Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum, membentangkan spanduk di depan Gedung Mahkamah Konstitusi (MK) seusai melengkapi syarat gugatan di MK, Jakarta, Kamis (21/6/2018). Mereka meminta agar MK menghapus ambang batas pencalonan presiden dan wakil presiden dalam Pilpres.

JAKARTA, KOMPAS — Mahkamah Konstitusi membuka peluang untuk mengubah pandangannya tentang syarat ambang batas pencalonan presiden atau presidential threshold yang selama ini pengaturannya diserahkan kepada pembentuk undang-undang. Namun, hal ini dengan catatan ada persyaratan ataupun kondisi-kondisi baru.

”Saya setuju MK pernah bergeser dari satu putusan ke putusan lain yang menjadikan UUD 1945 itu the living constitution. Bisa berubah. Tapi perubahan itu betul-betul ada persyaratan-persyaratan, kondisi-kondisi baru. Apakah itu kondisi filosofis, sosiologis, atau kondisi normatif baru, fakta-fakta hukum yang baru ataupun fakta sosial baru sehingga Mahkamah bisa berubah atau bergeser dari putusan terdahulu. Itu tolong diperkuat,” kata Hakim Konstitusi Arief Hidayat dalam sidang perdana uji materi ambang batas pencalonan presiden di Pasal 222 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, Kamis (6/1/2021).

Editor:
Antony Lee
Bagikan
Logo Kompas
Logo iosLogo android
Kantor Redaksi
Menara Kompas Lantai 5, Jalan Palmerah Selatan 21, Jakarta Pusat, DKI Jakarta, Indonesia, 10270.
+6221 5347 710
+6221 5347 720
+6221 5347 730
+6221 530 2200
Kantor Iklan
Menara Kompas Lantai 2, Jalan Palmerah Selatan 21, Jakarta Pusat, DKI Jakarta, Indonesia, 10270.
+6221 8062 6699
Layanan Pelanggan
Kompas Kring
+6221 2567 6000