logo Kompas.id
Politik & HukumPencucian Uang Narkoba Tiga...

Pencucian Uang Narkoba Tiga Bandar Capai Rp 338,8 Miliar

Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri menerapkan pasal tindak pidana pencucian uang untuk memiskinkan para bandar narkoba. Penerapan pasal itu pun berfungsi untuk menciptakan efek jera. 

Oleh
Kurnia Yunita Rahayu
· 1 menit baca
https://dmm0a91a1r04e.cloudfront.net/NJMinirBwgpLEKfr5d1BB7aDqMI=/1024x768/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2021%2F12%2FWhatsApp-Image-2021-12-16-at-20.55.25_1639663038.jpeg
KOMPAS/KURNIA YUNITA RAHAYU

(Dari kiri) Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen (Pol) Rusdi Hartono, Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri Brigjen (Pol) Krisno H Siregar, dan Plt Deputi Pemberantasan PPATK Aris Prianto dalam jumpa pers di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (16/12/2021).

JAKARTA, KOMPAS — Direktorat Tindak Pidana Narkoba Badan Reserse Kriminal Polri mengungkap pencucian uang oleh tiga bandar narkotika dan obat-obatan terlarang. Hasil perdagangan ilegal narkotika itu disamarkan dalam bentuk tabungan dan pembelian aset yang nilainya mencapai Rp 338,8 miliar.

Direktur Tindak Pidana Narkoba Badan Reserse Kriminal Polri Brigadir Jenderal (Pol) Krisno H Siregar menjelaskan saat jumpa pers di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (16/12/2021), pencucian uang yang mencapai ratusan miliar itu terungkap dari tiga kasus narkoba yang dilakukan oleh jejaring berbeda.

Editor:
Antonius Ponco Anggoro
Bagikan