logo Kompas.id
Politik & HukumPara Santri dengan Penguatan...

Para Santri dengan Penguatan Literasi Ekonomi dan Keuangan Syariah Bisa Berdayakan Umat

Wakil Presiden Ma'ruf Amin dalam Seminar Nasional Percepatan Inklusi Keuangan Bagi Pemuda dan Santri menyatakan, pesantren dengan para santrinya punya potensi sangat besar berdayakan ekonomi dan keuangan syariah.

Oleh
Nina Susilo
· 1 menit baca
https://dmm0a91a1r04e.cloudfront.net/Beya3CCRvHlzA51nnAKYUkRw4MQ=/1024x576/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2021%2F07%2F868bfc2d-80bf-47b0-ad24-8d025aecc8db_jpg.jpg
KOMPAS/JUMARTO YULIANUS

Pengunjung melihat produk makanan dalam kegiatan Sharia Fair melalui pameran UMKM dan Pondok Pesantren di Atrium Duta Mall, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Jumat (23/7/2021). Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalsel menggelar Sharia Fair pada 23-24 Juli 2021 dalam rangka menyemarakkan kegiatan "Road to Festival Ekonomi Syariah (Fesyar) Kawasan Timur Indonesia 2021�.

JAKARTA, KOMPAS  – Pesantren dengan para santri di dalamnya memiliki potensi sangat besar. Karena itu, semestinya pesantren bisa berperan vital dalam pemberdayaan ekonomi umat. Sejauh ini, para santri juga perlu memiliki literasi ekonomi dan keuangan syariah secara kuat.

Hal ini dipesankan Wakil Presiden Ma'ruf Amin dalam Seminar Nasional Percepatan Inklusi Keuangan Bagi Pemuda dan Santri yang merupakan bagian acara Kick Off Parade Ekonomi dan Bisnis Masyarakat Pesantren, di Pondok Pesantren Technopreneur As-Shofa Tangerang, Banten melalui konferensi video di Jakarta, Kamis (9/12/2021).

Editor:
Suhartono
Bagikan