logo Kompas.id
Politik & HukumMasyarakat Pilih Pendekatan Keadilan Restoratif untuk Tangani Kasus Tindak Pidana Ringan

Masyarakat Pilih Pendekatan Keadilan Restoratif untuk Tangani Kasus Tindak Pidana Ringan

Dari survei pandangan masyarakat terhadap hak memperoleh keadilan di Indonesia diketahui, 85,2 persen responden setuju tindak pidana ringan diselesaikan dengan pendekatan keadilan restoratif.

Oleh
Cyprianus Anto Saptowalyono
· 1 menit baca
Memuat data...
TANGKAPAN LAYAR KANAL YOUTUBE KOMNAS HAM

Webinar peluncuran hasil survei nasional pandangan masyarakat atas hak memperoleh keadilan yang digelar secara daring, Rabu (8/12/2021).

JAKARTA, KOMPAS — Mayoritas responden survei nasional pandangan masyarakat atas hak memperoleh keadilan di Indonesia memilih pendekatan keadilan restoratif dalam penanganan kasus tindak pidana ringan. Jika berhadapan dengan proses hukum, mayoritas responden juga lebih memilih jalur penyelesaian non-yudisial dibandingkan jalur yudisial.

Demikian, antara lain, hasil survei pandangan masyarakat terhadap hak memperoleh keadilan di Indonesia yang dilakukan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) bekerja sama dengan Litbang Kompas. Hasil survei yang melibatkan 1.200 responden di 34 provinsi di Indonesia dengan waktu pelaksanaan lapangan mulai dari pekan keempat September hingga pekan kedua Oktober 2021 tersebut diluncurkan pada webinar dan diskusi publik, Rabu (8/12/2021).

Editor:
suhartono, Anita Yossihara
Bagikan