logo Kompas.id
Politik & HukumJaksa Terancam Sanksi dalam...
Iklan

Jaksa Terancam Sanksi dalam Perkara Istri Marahi Suami Mabuk di Karawang

Komisi Kejaksaan menilai kasus Valencya yang memarahi suaminya karena mabuk masuk ranah domestik. Semestinya dapat diselesaikan di tahap penuntutan dengan menerapkan pendekatan keadilan restoratif.

Oleh
Norbertus Arya Dwiangga Martiar
· 4 menit baca
https://cdn-assetd.kompas.id/JMa3tXygXBAfOJRRHT8a11UA0KE=/1024x576/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2021%2F09%2FIMG-20210901-WA0036_1630583161.jpg
PUSPENKUM KEJAGUNG

Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin

JAKARTA, KOMPAS — Setelah eksaminasi khusus, Kejaksaan Agung atau Kejagung mengambil alih penanganan kasus dugaan kekerasan dalam rumah tangga yang hanya dipicu kemarahan istri kepada suaminya yang suka mabuk. Tak hanya itu, Kejagung akan memeriksa para jaksa penuntut umum yang menangani perkara itu, juga Asisten Pidana Umum Kejaksaan Tinggi Jawa Barat.

Perkara dimaksud kini berproses di pengadilan. Terdakwa Valencya alias Nengsy Lim, ibu dari dua anak, dituntut satu tahun penjara oleh jaksa penuntut umum. Valencya dilaporkan suaminya, Chan Yu Ching, dengan tuduhan melakukan kekerasan dalam rumah tangga. Padahal, Valencya diduga marah terhadap suaminya karena ia suka mabuk.

Editor:
Antonius Ponco Anggoro
Bagikan
Logo Kompas
Logo iosLogo android
Kantor Redaksi
Menara Kompas Lantai 5, Jalan Palmerah Selatan 21, Jakarta Pusat, DKI Jakarta, Indonesia, 10270.
+6221 5347 710
+6221 5347 720
+6221 5347 730
+6221 530 2200
Kantor Iklan
Menara Kompas Lantai 2, Jalan Palmerah Selatan 21, Jakarta Pusat, DKI Jakarta, Indonesia, 10270.
+6221 8062 6699
Layanan Pelanggan
Kompas Kring
+6221 2567 6000