logo Kompas.id
Politik & HukumBUMN di Pusaran Kasus Korupsi

BUMN di Pusaran Kasus Korupsi

Upaya perbaikan oleh Kementerian BUMN dan BUMN dinilai belum optimal. Selain masih lemahnya kontrol internal, pemilihan direksi dan komisaris di BUMN yang berdasarkan kalkulasi politik masih membuka celah korupsi.

Oleh Norbertus Arya Dwiangga Martiar
· 1 menit baca
Memuat data...
Kompas/Heru Sri Kumoro

Komisaris PT Hanson International, Benny Tjokrosaputro, bersiap masuk ke Gedung KPK, Jakarta, untuk diperiksa tim penyidik Kejaksaan Agung dalam kasus dugaan korupsi Jiwasraya, Jumat (26/06/2020). Vonis atas Benny dan sejumlah terdakwa kasus Jiwasraya sudah berkekuatan hukum tetap. Mereka kini mendekam di penjara untuk menjalani hukuman.

Seolah tidak ada habisnya, persoalan korupsi di badan usaha milik negara kembali terjadi. Setelah kasus di PT Asuransi Jiwasraya (Persero) dan PT Asabri (Persero) terkuak, penyidik Kejaksaan Agung kini mendalami dugaan tindak pidana korupsi di Perusahaan Umum Perikanan Indonesia atau Perum Perindo yang kini bernama PT Perikanan Indonesia (Persero).

Rentetan kasus dugaan korupsi di tubuh BUMN tersebut seperti hendak menunjukkan adanya persoalan sistemik yang membelit tubuh BUMN. Sebelumnya, Kejaksaan Agung menyidik kasus dugaan korupsi dan pencucian uang di PT Asuransi Jiwasraya (Persero) pada 2008-2018 yang merugikan keuangan negara hingga Rp 16,81 triliun. Dugaan korupsi ini terbukti. Sejumlah pelakunya kini menjalani hukuman setelah vonis atas mereka berkekuatan hukum tetap.

Editor: Antonius Ponco Anggoro
Bagikan
Memuat data..