logo Kompas.id
Politik & HukumDemokrasi Bertahan jika Bisa...

Demokrasi Bertahan jika Bisa Mengendalikan Intervensi Oligarki

Oligarki adalah upaya politik untuk mempertahankan kekayaan atau kemakmuran. Hubungan erat antara upaya politik itu dan demokrasi muncul dalam pola ketimpangan yang makin dalam di sejumlah negara demokrasi.

Oleh
RINI KUSTIASIH
· 1 menit baca
https://dmm0a91a1r04e.cloudfront.net/AjM9BV_LBIQdREW3U6EpoC9I9H8=/1024x473/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2021%2F08%2FScreenshot_20210819-131953_YouTube_1629371081.jpg
Kompas

Editor buku Demokrasi Tanpa Demos, Wijayanto, menunjukkan buku yang diluncurkan dalam rangka ulang tahun ke-50 LP3ES itu, Kamis (19/8/2021), dalam diskusi daring.

JAKARTA, KOMPAS — Demokrasi Indonesia, sebagaimana juga demokrasi di negara lain, akan menghadapi pertanyaan mengenai intervensi oligarki dalam praktiknya. Derajat pengaruh dan intervensi oligarki ini akan turut menentukan arah demokrasi Indonesia ke depan.

Dalam peluncuran buku Demokrasi Tanpa Demos yang diterbitkan dalam rangka ulang tahun ke-50 Lembaga Penelitian, Pendidikan, dan Penerangan Ekonomi dan Sosial (LP3ES), Kamis (19/8/2021), ilmuwan politik dari Northwestern University, Jeffrey A Winters, mengatakan, tarikan kepentingan antara oligarki yang didukung oleh kelompok kaya dan demokrasi telah lama terjadi. Bahkan, perdebatan yang berakar dari pembedaan akses dan kesempatan antara kelompok kaya dan kelompok miskin itu sudah berlangsung sejak era Aristoteles.

Editor:
Madina Nusrat
Bagikan