logo Kompas.id
Politik & HukumMereka yang Merasa Tetap Merdeka meski Terkungkung di Penjara…

Mereka yang Merasa Tetap Merdeka meski Terkungkung di Penjara…

Satu hari lagi, rakyat Indonesia merayakan 76 tahun kemerdekaan. Saat yang sama ratusan ribu rakyat masih berada di penjara karena kesalahan yang mereka buat. Lalu, apa arti merdeka menurut para tahanan dan narapadina?

Oleh Susana Rita Kumalasanti
· 1 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/WILIBRORDUS MEGANDIKA WICAKSONO

Para narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Permisan dan Kembangkuning mengikuti upacara bela negara, Kamis (19/12/2019), di Lapas Permisan, Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, Sebanyak 38 narapidana terorisme turut mengikrarkan bela negara sebagai bentuk kesetiaan dan cinta pada Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Sudahkah Anda merdeka hari ini? Barang kali Anda akan menjawab dengan cepat: Sudah! Atau bisa jadi Anda justru akan marah dan mengecam orang yang melontarkan pertanyaan tersebut karena seakan tak menghormati para pejuang kemerdekaan yang mengorbankan nyawa sehingga Indonesia bisa menjadi seperti sekarang ini.

Namun, tunggu dulu. Makna kemerdekaan bagi tiap orang bisa bermacam-macam. Bagi sebagian kalangan, buah kemerdekaan yang diperoleh 76 tahun lalu belum begitu dirasakan. Sebab, ada yang belum merdeka dari rasa lapar karena belum beruntung secara ekonomi. Ada pula yang belum merdeka dari ketakutan akan masa depan yang kian tak pasti, terutama di saat krisisi akibat pandemi seperti sekarang ini. Ada banyak hal yang mungkin sulit untuk disebutkan satu-satu.

Editor: Anita Yossihara
Bagikan
Memuat data..