logo Kompas.id
Politik & HukumKejagung Menang Praperadilan, Penyitaan Dua Hotel Terkait Kasus Asabri Sah

Kejagung Menang Praperadilan, Penyitaan Dua Hotel Terkait Kasus Asabri Sah

Kejaksaan Agung telah menyita sejumlah aset yang terkait kasus dugaan korupsi pada PT Asabri (Persero). Kecurangan dalam pengelolaan dana Asabri itu menyebabkan negara mengalami kerugian hingga Rp 22,7 triliun.

Oleh Norbertus Arya Dwiangga Martiar
· 1 menit baca
Memuat data...
PUSPENKUM KEJAKSAAN AGUNG

Sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (21/7/2021), yang menolak seluruh permohonan para pemohonan atas penyitaan terhadap beberapa bidang tanah yang di atasnya berdiri hotel di Sukoharjo, Jawa Tengah, dan Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, dalam perkara dugaan korupsi PT Asabri (Persero).

JAKARTA, KOMPAS — Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung memenangkan gugatan praperadilan atas penyitaan terhadap beberapa bidang tanah dan hotel di Sukoharjo, Jawa Tengah, dan Sleman, DI Yogyakarta. Gugatan tersebut dilayangkan oleh Jimmy Tjokrosaputro dalam penyidikan perkara dugaan tindak pidana korupsi pada PT Asabri (Persero).

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Leonard Eben Ezer Simanjuntak dalam keterangan tertulis, Rabu (21/7/2021) malam, mengatakan, aset yang digugat berupa enam bidang tanah dan bangunan yang terletak di Desa Gedangan, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo. Di atas tanah tersebut berdiri Hotel Brother Inn Sukoharjo dengan pemegang hak guna banguna (HGB) atas nama PT Graha Solo Dlopo.

Editor: Anita Yossihara
Bagikan
Memuat data..