logo Kompas.id
Politik & HukumKonsultasi Hukum: Hak Waris Sesuai Wasiat Ayah

Konsultasi Hukum: Hak Waris Sesuai Wasiat Ayah

Dalam hal ini  ayah Anda telah membuat wasiat dengan akta umum, karena dibuat di hadapan notaris. Oleh karenanya, secara formalitas akta wasiat tersebut sah menurut hukum.

Oleh Kompas-Peradi
· 2 menit baca

Pengantar: Harian Kompas dan Dewan Pimpinan Nasional Perhimpunan Advokat Indonesia (DPN Peradi) bekerja sama untuk melakukan pendidikan hukum dan menumbuhkan kesadaran hukum dalam masyarakat, melalui konsultasi hukum yang dimuat di Kompas.id. Warga bisa mengajukan pertanyaan terkait persoalan hukum melalui e-mail: hukum@kompas.id dan kompas@kompas.id, yang akan dijawab oleh sekitar 50.000 anggota Peradi. Pertanyaan dan jawaban akan dimuat setiap hari Sabtu. Terima kasih

Pertanyaan :

Tahun 1978 sebelum meninggal, ayah saya membuat wasiat tertulis di depan notaris, memberikan tanah dan rumah yang kami tempati saat ini kepada saya, dengan pesan jika tanah dan rumah itu dijual, dua adik lelaki saya diberikan bagian. Tahun 1979 ayah saya meninggal. Salah seorang adik lelaki saya meninggal tahun 2006, dan memiliki empat anak di bawah tangan. Apakah anak-anak itu berhak atas tanah dan bangunan yang kami tempati? Mereka membuat sertifikat tanah yang diduga palsu atas tanah dan bangunan yang dihibahkan kepada saya. Tahun 2018 anak-anak dan ibunya itu mengajukan penetapan di pengadilan sebagai anak-anak sah Adik lelaki saya dan dikabulkan. Apakah mereka punya hak atas tanah dan bangunan yang kami pakai? Sertifikat tanah yang kami tempati itu dipalsukan menjadi atas nama mereka dan saya, atas bantuan seorang notaris. Apakah ini sah dan apa langkah hukum yang bisa kami lakukan? Bisakah saya menggugat secara perdata dan melaporkan secara pidana secara bersamaan? (RP, Kota Pekalongan, Jawa Tengah)

Editor: triagung
Bagikan