logo Kompas.id
Politik & HukumUtak-Atik Calon Presiden 2024

Utak-Atik Calon Presiden 2024

Dalam pemilihan presiden, koalisi parpol menjadi keniscayaan. Kini sejumlah parpol mulai menunjukkan sinyal pembentukan koalisi. Elite diingatkan, kerja penanganan pandemi bisa jadi panggung menaikkan elektabilitas.

Oleh
IQBAL BASYARI
· 1 menit baca
https://assetd.kompas.id/zs3O529dlgAUKWCI_hcj60n7sfQ=/1024x1267/https://kompas.id/wp-content/uploads/2021/05/20210513-TCJ-Pilihan-Beberapa-Calon-Presiden-mumed_1620988758.png

Pada Pemilihan Presiden 2019, sebanyak 10 parpol membentuk dua poros koalisi dengan mengusung pasangan calon presiden-wakil presiden  Joko Widodo-Ma’ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Begitu pula pada Pilpres 2014 ada dua poros koalisi, Pilpres 2009 memunculkan tiga poros koalisi, dan pada Pilpres 2004, pada putaran pertama ada lima pasangan calon, lalu di putaran kedua ada dua pasangan calon.

Untuk Pilpres 2024, sejumlah parpol dan pengamat politik memperkirakan akan ada tiga poros koalisi. Meskipun secara hitungan, bisa ada empat koalisi jika mempertimbangkan persyaratan pencalonan presiden, yakni 20 persen kursi di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) atau 25 persen suara sah hasil pemilihan legislatif terakhir, yakni Pemilu 2019.

Editor:
Antony Lee
Bagikan