logo Kompas.id
Politik & HukumMenhan Prabowo Diperingatkan soal Potensi Konflik Kepentingan

Menhan Prabowo Diperingatkan soal Potensi Konflik Kepentingan

Penunjukan sejumlah anggota Partai Gerindra menjadi direksi dan komisaris di PT Teknologi Militer Indonesia, dinilai bisa dilihat sebagai bentuk konflik kepentingan. Berpotensi pula melanggar sejumlah undang-undang.

Oleh Edna C Pattisina
· 1 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/ALIF ICHWAN

Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto (dua dari kanan) saat peringatan HUT Ke-12 Partai Gerindra di kantor DPP Partai Gerindra, Jakarta Selatan, Kamis (6/2/2020).

JAKARTA,KOMPAS — Penunjukan sejumlah anggota Partai Gerindra menjadi direksi dan komisaris di PT Teknologi Militer Indonesia atau TMI, perusahaan swasta nasional yang dibentuk oleh yayasan di bawah Kementerian Pertahanan, bisa dilihat sebagai bentuk konflik kepentingan.

Hal ini disampaikan Koordinator Indonesia Corruption Watch (ICW) Adnan Topan Husodo dalam webinar ”Kalutnya Rencana Pembelian Alutsista Rp 1,7 Kuadriliun”, Rabu (9/6/2021). Adnan merujuk pemberitaan berbagai media yang menyebutkan nama Komisaris Utama Glenny Kairupan dan tiga komisaris PT TMI, yaitu Yudi Magio Yusuf, Prasetyo Hadi, dan Angga Raka Prabowo yang juga merupakan anggota Partai Gerindra, partai di mana Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menjadi Ketua Umum dan Ketua Dewan Pembina.

banner registration
Lanjutkan baca artikel ini dan artikel lainnya dengan daftar akun Kompas.id.
Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Dapatkan akses tanpa batas ke seluruh artikel premium dengan berlangganan Kompas.id.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Antonius Ponco Anggoro
Bagikan
Memuat data..