logo Kompas.id
Politik & Hukum”Sewu Kuto” dan Kematangan Naluri Politik Megawati

”Sewu Kuto” dan Kematangan Naluri Politik Megawati

Ketua Umum PDI-P menjadi penentu capres yang akan diusung partai itu pada Pilpres 2024. Kematangan naluri politiknya kembali diuji dengan munculnya nama sejumlah kader PDI-P dalam bursa pencalonan presiden.

Oleh RINI KUSTIASIH, CYPRIANUS ANTO SAPTOWALYONO, SUHARTONO
· 1 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/KURNIA YUNITA RAHAYU DIAMBIL DARI AKUN INSTAGRAM @DJOKOSUSILO_PAINTING

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo bertemu Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri untuk menyerahkan lukisan karya Djoko Susilo berjudul ”Ibu Megawati Bersama Anak-anak Indonesia”. Djoko Susilo mengunggah video pertemuan itu pada akun Instagram @djokosusilo_painting pada Sabtu (22/5/2021).

Masih melekat dalam ingatan, pertengahan Februari 2020, di sebuah hotel di Semarang, Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menyanyikan lagu ”Sewu Kuto” karya Didi Kempot di hadapan Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Megawati Soekarnoputri dan putrinya, Puan Maharani. Kedua trah Soekarno itu pun terlihat senang dengan penampilan Ganjar karena kebetulan menyukai lagu-lagu Didi Kempot.

Ganjar yang juga Gubernur Jateng itu didaulat menyanyi di malam sebelum Puan menerima penghargaan doctor honoris causa (Dr HC) dari Universitas Diponegoro. Sembari bernyanyi, Ganjar menggerakkan badan mengikuti irama lagu. Audiens terlihat senang, Megawati dan Puan pun tersenyum melihat aksi Ganjar.

Editor:
Bagikan
Memuat data..