logo Kompas.id
Politik & HukumPelabelan Teroris Perlemah Proses Dialog Jakarta-Papua

Pelabelan Teroris Perlemah Proses Dialog Jakarta-Papua

Pemberian label teroris ke KKB dikhawatirkan membuat konflik makin mengeras dan melemahkan proses dialog. Sebaliknya, pemerintah menganggap aksi KKB melanggar batas dan hukum sehingga perlu langkah tegas dan terukur.

Oleh Mawar Kusuma
· 1 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/RADITYA HELABUMI

Mural yang mengangkat tema masyarakat Papua dan kritik atas kekerasan yang menimpa mahasiswa saat aksi unjuk rasa di Kendari, Sulawesi Tenggara, menghiasi dinding di jalur pedestrian Jalan Pintu Besar Selatan, Jakarta, Senin (7/10/2019). Mural menjadi salah satu seni visual yang dimanfaatkan untuk menyampaikan pesan dan kritik sosial di masyarakat.

JAKARTA, KOMPAS — Pemberian label teroris kepada kelompok kriminal bersenjata di Papua masih terus menuai kekhawatiran berbagai kalangan. Pelabelan teroris dinilai berpotensi memperkeras paham etnonasionalisme yang berujung melemahkan proses dialog damai. Urgensi penggunaan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2018 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme juga dipertanyakan. Diperlukan solusi menyeluruh penyelesaian kekerasan di Papua, di antaranya dengan dialog Jakarta-Papua.

”Yang kita harapkan, ada pendekatan dialog damai, menihilkan kekerasan. Dengan penerapan status teroris dan pendekatan yang mengacu pada UU Terorisme justru ada kekhawatiran potensi konflik mengeras. Intensitas kekerasan akan naik. Akan memperkuat etnonasionalisme Papua yang semakin memperlama proses penyelesaian konflik secara damai,” ujar Direktur Eksekutif Lembaga Studi dan Advokasi Masyarakat (Elsam) Wahyudi Djafar saat dihubungi, Minggu (2/5/2021), di Jakarta.

banner registration
Lanjutkan baca artikel ini dan artikel lainnya dengan daftar akun Kompas.id.
Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Dapatkan akses tanpa batas ke seluruh artikel premium dengan berlangganan Kompas.id.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Suhartono
Bagikan
Memuat data..