logo Kompas.id
Politik & HukumKSPI Klaim 50.000 Buruh Akan...

KSPI Klaim 50.000 Buruh Akan Ikut Aksi Hari Buruh

Presiden KSPI Said Iqbal mengklaim akan ada 50.000 buruh yang melakukan aksi turun ke jalan pada peringatan Hari Buruh Internasional 1 Mei. Kepolisian masih menyiapkan rencana pengamanan.

Oleh
Norbertus Arya Dwiangga Martiar/Johanes Galuh Bimantara
· 1 menit baca
https://dmm0a91a1r04e.cloudfront.net/ZXW_5khzxA_yS_Dc9DmwjannfLA=/1024x683/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2019%2F10%2F6fdd9606-3265-4dd0-a750-18fdae3994c4_jpg.jpg
Kompas/Hendra A Setyawan

Ribuan buruh dan mahasiswa berunjuk rasa memperingati Hari Sumpah Pemuda di kawasan Patung Kuda Arjuna Wijaya, Jakarta, Senin (28/10/2019). Mereka menuntut revisi UU KPK dan menolak RUU KUHP. Demonstrasi berjalan tertib.

JAKARTA, KOMPAS — Hari Buruh Internasional atau May Day pada 1 Mei 2021 akan diperingati dengan aksi turun ke jalan. Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia mengklaim akan ada 50.000 buruh yang akan melakukan aksi turun ke jalan.

Presiden KSPI Said Iqbal, dalam keterangan tertulis, Selasa (27/4/2021), mengatakan, KSPI akan mengikuti aksi dalam peringatan Hari Buruh Internasional. Dari KSPI, menurut Said, peringatan May Day kali ini akan diikuti sekurangnya 50.000 buruh dari 3.000 perusahaan atau pabrik yang berada di 200 kabupaten/kota dan 24 provinsi. Di Jakarta, aksi akan dipusatkan di Istana Negara dan Mahkamah Konstitusi.

Editor:
Antony Lee
Bagikan