logo Kompas.id
Politik & HukumKY Tunggu Masukan Publik Terkait Calon Hakim Agung

KY Tunggu Masukan Publik Terkait Calon Hakim Agung

KY meminta publik untuk turut memberikan masukan terkait 113 calon hakim agung. KY juga akan melibatkan KPK, PPATK, dan MA sebagai ikhtiar mencari hakim agung yang memiliki kapasitas dan berintegritas.

Oleh DIAN DEWI PURNAMASARI
· 1 menit baca
Memuat data...
Kompas/Wawan H Prabowo

Ketua Komisi Yudisial Mukti Fajar Nur Dewata menghadiri rapat dengar pendapat bersama Komisi III DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (25/1/2021).

JAKARTA, KOMPAS — Komisi Yudisial meminta masyarakat untuk terlibat aktif dalam memberikan masukan terhadap rekam jejak 113 calon hakim agung. Masukan akan menjadi pertimbangan untuk melihat kualitas dan integritas para calon. Selain itu, Komisi Yudisial juga akan melakukan penelusuran rekam jejak para calon dengan melibatkan Komisi Pemberantasan Korupsi serta Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan.

Juru Bicara Komisi Yudisial (KY) Miko Ginting saat dihubungi, Selasa (20/4/2021), mengatakan, saat ini ada 113 calon hakim agung yang mengikuti tahapan seleksi kualitas. Seleksi sudah selesai dan sekarang sedang tahap penilaian. Kemungkinan, hasil seleksi kualitas itu akan diumumkan pada awal Mei mendatang.

banner registration
Lanjutkan baca artikel ini dan artikel lainnya dengan daftar akun Kompas.id.
Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Dapatkan akses tanpa batas ke seluruh artikel premium dengan berlangganan Kompas.id.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Antonius Ponco Anggoro
Bagikan
Memuat data..