logo Kompas.id
Politik & HukumHindari Kebuntuan Pembahasan RUU PDP

Hindari Kebuntuan Pembahasan RUU PDP

Pemerintah dan DPR masih berbeda pendapat mengenai pengawas otoritas pengelola data pribadi. Pertemuan informal antara fraksi-fraksi di DPR dan pemerintah diusulkan dilakukan untuk menyelesaikan persoalan ini.

Oleh RINI KUSTIASIH
· 1 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/PRADIPTA PANDU MUSTIKA

AA Wahyu Supriadin menunjukkan SMS dari sistem Gojek yang berisi kode one time password saat ditemui di Bandung, Kamis (30/1/2020). Wahyu merupakan korban pembajakan akun sopir Gojek. Setelah dibajak, akun Gojek Wahyu digunakan oleh pelaku untuk menipu pelanggan Gojek lainnya.

JAKARTA, KOMPAS — Pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat belum mencapai titik temu mengenai status kelembagaan pengawas pengelolaan data pribadi. Pertemuan informal perlu dilakukan oleh DPR dan perwakilan pemerintah untuk menghindari kebuntuan pembahasan RUU Perlindungan Data Pribadi. Perpanjangan satu kali masa sidang lagi yang diberikan pimpinan DPR dalam pembahasan RUU PDP itu akan sia-sia saja jika pemerintah dan DPR masih kukuh pada pandangan masing-masing.

Dalam rapat terakhir di masa sidang ini, Kamis (8/4/2021) di Jakarta, belum juga ada kesepahaman antara pemerintah dan DPR mengenai otoritas pengelolaan data pribadi. Panja telah membuat matriks pendapat pemerintah dan DPR mengenai kelembagaan otoritas tersebut. Namun, baik pemerintah maupun DPR belum bergeser dari pendapat masing-masing soal bentuk kelembagaan itu.

Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Belum selesai baca berita ini? Selesaikan dengan berlangganan konten digital premium Kompas.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Susana Rita Kumalasanti
Memuat data..