logo Kompas.id
Politik & HukumTunjuk Anak dalam Pengadaan Sembako, Bupati Bandung Barat Jadi Tersangka

Tunjuk Anak dalam Pengadaan Sembako, Bupati Bandung Barat Jadi Tersangka

KPK menetapkan Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna sebagai tersangka dugaan korupsi pengadaan barang tanggap darurat bencana pandemi Covid-19 karena menunjuk anaknya dalam pengadaan sembako.

Oleh NIKOLAUS HARBOWO
· 1 menit baca
Memuat data...
Kompas/Priyombodo

Warga mengambil bantuan pangan nontunai di RW 001, Kelurahan Gaga, Kecamatan Larangan, Kota Tangerang, Banten, 24 Februari 2021.

JAKARTA, KOMPAS — Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna sebagai tersangka dugaan korupsi pengadaan barang tanggap darurat bencana pandemi Covid-19 karena menunjuk anaknya dalam pengadaan sembako. Kasus ini memperpanjang kasus korupsi bantuan sosial yang terjadi selama pandemi.

Dalam perkara dugaan korupsi pengadaan bansos pada Dinas Sosial Pemerintah Kabupaten Bandung Barat tahun 2020, KPK telah menetapkan tiga tersangka. Mereka ialah Bupati Bandung Barat Aa Umbara; pemilik PT Jagat Dirgantara dan CV Sentral Sayuran Garden City Lembang, M Totoh Gunawan; serta seorang wiraswasta bernama Andri Wibawa. Adapun Andri merupakan anak dari Aa Umbara.

banner registration
Lanjutkan baca artikel ini dan artikel lainnya dengan daftar akun Kompas.id.
Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Dapatkan akses tanpa batas ke seluruh artikel premium dengan berlangganan Kompas.id.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Suhartono
Bagikan
Memuat data..