logo Kompas.id
Politik & HukumAtasi Akar Permasalahan Korupsi Politik

Atasi Akar Permasalahan Korupsi Politik

Hulu dari maraknya korupsi oleh politisi, seperti kepala daerah, dinilai dari partai politik. Maka, perbaikan partai politik jadi penting. Selain itu, peningkatan pendanaan dari negara.

Oleh PRAYOGI DWI SULISTYO
· 1 menit baca
Memuat data...
Kompas/Heru Sri Kumoro

Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah (memakai rompi oranye) berjalan menuju ruang konferensi pers seusai menjalani pemeriksaan di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Minggu (28/2/2021) dini hari.

JAKARTA, KOMPAS — Persoalan di partai politik khususnya dalam pendanaan menjadi akar permasalahan maraknya korupsi yang dilakukan politikus, seperti kepala daerah. Perbaikan pendanaan pada partai politik yang disertai dengan pengawasan dan transparansi sangat dibutuhkan untuk mengatasi persoalan korupsi politik.

Kasus korupsi yang diduga dilakukan Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah cukup mengejutkan. Sebab, ia dinilai sebagai sosok yang bersih, bahkan pernah mendapatkan  Bung Hatta Anti-Corruption Award pada 2017.

Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Belum selesai baca berita ini? Selesaikan dengan berlangganan konten digital premium Kompas.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Antonius Ponco Anggoro
Memuat data..