logo Kompas.id
Politik & HukumPolri Presisi Perlu Perubahan ...
Iklan

Polri Presisi Perlu Perubahan Besar

Sembilan fraksi di Komisi III DPR menyetujui pencalonan Komjen Listyo Sigit sebagai Kapolri. Dalam paparan di uji kelayakan dan kepatutan, Listyo menekankan transformasi kepolisian menjadi Polri.

Oleh
Tim Kompas
· 1 menit baca
https://dmm0a91a1r04e.cloudfront.net/ohvfjrnKRmxXw116_5PZjDdPMMg=/1024x683/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2021%2F01%2F05bc1262-54ee-4be1-920b-01291de78d5a_jpg.jpg
Kompas/Heru Sri Kumoro

Calon Kapolri Komjen Listyo Sigit Prabowo memberikan hormat kepada anggota Komisi III DPR saat akan mengikuti uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) di Kompleks Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (20/1/2021).

JAKARTA, KOMPAS — Visi  calon tunggal Kepala Polri Komisaris Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang ingin mewujudkan transformasi kepolisian menjadi Polri Presisi, yakni prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan, diapresiasi. Transformasi itu dinilai memerlukan perubahan besar yang mencakup penguatan integritas, inovasi manajemen sumber daya manusia, dan  adopsi teknologi informasi.

Rapat pleno Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menyetujui Komjen  Listyo Sigit Prabowo menjadi Kapolri, menggantikan Jenderal (Pol) Idham Azis yang akan pensiun Februari 2021. Keputusan itu diambil Komisi III setelah mendengarkan pemaparan dan tanya jawab dengan Listyo dalam forum uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test), Rabu (20/1/2021) di Jakarta.

Editor:
Antony Lee
Bagikan