logo Kompas.id
Politik & HukumPagi Ini, Komnas HAM Periksa Dokter RS Polri yang Otopsi 6 Anggota FPI

Pagi Ini, Komnas HAM Periksa Dokter RS Polri yang Otopsi 6 Anggota FPI

Komnas HAM akan meminta keterangan dokter yang mengotopsi enam jenazah FPI, Kamis pagi ini. Komnas akan mendalami prosedur dan substansi otopsi guna penyelidikan kasus penembakan di Jalan Tol Jakarta-Cikampek Km 50.

Oleh Edna C Pattisina
· 0 menit baca
Memuat data...
Kompas/Wawan H Prabowo

Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran (kiri) didampingi Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Ahmad Taufan Damanik (tengah) berbicara kepada para jurnalis di Kantor Komnas HAM, Jakarta, Senin (14/12/2020). Irjen Fadil Imran memenuhi undangan Komnas HAM terkait meninggalnya anggota Front Pembela Islam (FPI) saat bentrok dengan polisi di Jalan Tol Jakarta-Cikampek Kilometer 50 beberapa waktu lalu.

Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Belum selesai baca berita ini? Selesaikan dengan berlangganan konten digital premium Kompas.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Susana Rita Kumalasanti
Memuat data..