logo Kompas.id
Politik & HukumPresiden: Tak Ada Tempat di Tanah Air bagi Terorisme

Presiden: Tak Ada Tempat di Tanah Air bagi Terorisme

Setelah aksi teroris yang menelan korban jiwa di Sigi, Sulawesi Tengah, Presiden Joko Widodo menginstruksikan Kapolri mengusut tuntas jaringan pelaku teror. Hingga kini TNI/Polri masih mengejar pelaku.

Oleh FX LAKSANA AS/NORBERTUS ARYA DWIANGGA MARTIAR/DIAN DEWI PURNAMASARI
· 1 menit baca
Memuat data...
SEKRETARIAT PRESIDEN

Presiden Joko Widodo memberikan keterangan pers di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (30/11/020), atau tiga hari setelah aksi terorisme yang terjadi di Desa Lembantongoa, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Jumat (27/11/2020).

JAKARTA, KOMPAS — Presiden Joko Widodo berjanji membongkar jaringan teroris di Indonesia sampai ke akar-akarnya. Untuk itu, Presiden telah menginstruksikan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Jenderal Idham Azis dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.

Hal ini disampaikan Presiden dalam keterangan pers di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (30/11/020), atau tiga hari setelah aksi terorisme yang terjadi di Desa Lembantongoa, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Jumat (27/11/2020). Dalam peristiwa itu, kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) disebut sebagai pelaku pembunuhan terhadap empat warga setempat serta pembakaran sejumlah rumah warga dan satu tempat ibadah.

Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Belum selesai baca berita ini? Selesaikan dengan berlangganan konten digital premium Kompas.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Antonius Ponco Anggoro
Memuat data..