logo Kompas.id
Politik & HukumBuru Pembunuh Warga Sigi, Satgas Tinombala Kepung Sejumlah Lokasi

Buru Pembunuh Warga Sigi, Satgas Tinombala Kepung Sejumlah Lokasi

Satgas Tinombala masih memburu para teroris yang membunuh empat warga Sigi. Sejumlah lokasi yang terkait dengan pelaku, telah dikepung. Menko Polhukam Mahfud MD meminta tokoh agama turut menjaga kondisi tetap damai.

Oleh DIAN DEWI PURNAMASARI/RINI KUSTIASIH/ANITA YOSSIHARA
· 1 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/RADITYA HELABUMI

Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD di Jakarta, Jumat (13/12/2019).

JAKARTA, KOMPAS — Pemerintah meminta para pemimpin umat beragama, terutama di Sulawesi Tengah, turut menjaga kondisi tetap damai pasca-aksi teror di Sigi, Jumat (27/11/2020). Hingga kini, Satuan Tugas Tinombala masih memburu para pelaku yang disebut bagian dari kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur.  Satuan tugas yang terdiri atas personel TNI dan Polri itu pun telah mengepung sejumlah tempat yang dicurigai ada keterkaitan dengan pelaku.

”Diharapkan oleh pemerintah kepada seluruh pimpinan umat beragama, di Sulawesi Tengah terutama, terus melakukan silaturahmi, untuk tidak terprovokasi oleh isu-isu SARA (suku, agama, ras, dan antargolongan),” ujar Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD melalui siaran pers yang diterima Kompas, Minggu (29/11/2020).

Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Belum selesai baca berita ini? Selesaikan dengan berlangganan konten digital premium Kompas.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Antonius Ponco Anggoro
Memuat data..