logo Kompas.id
Politik & HukumSatgas Tinombala Buru Jaringan MIT Pembunuh Empat Warga Sigi

Satgas Tinombala Buru Jaringan MIT Pembunuh Empat Warga Sigi

Kepolisian akan menjamin keamanan warga yang mengungsi setelah pembunuhan empat warga Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah oleh kelompok teroris. Tim gabungan sedang mengejar terduga pembunuh warga itu.

Oleh Norbertus Arya Dwiangga Martiar
· 1 menit baca
Memuat data...

Satuan Pasukan Brimob mengikuti upacara pelepasan di Polda Sulselbar, Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (6/8/2018). Sebanyak 105 anggota Satuan Brimob Polda Sulselbar diberangkatkan ke Poso untuk bergabung dalam Operasi Tinombala.

JAKARTA, KOMPAS - Aparat keamanan yang tergabung dalam Satuan Tugas Operasi Tinombala kini tengah mengejar pembunuh empat warga Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, yang diduga berasal dari kelompok Mujahidin Indonesia Timur atau MIT. Kepolisian memastikan akan melindungi warga yang mengungsi karena takut.

Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Raden Prabowo Argo Yuwono, Sabtu (28/11/2020), mengatakan, saat ini aparat keamanan tengah mengejar terduga pelaku pembunuhan. Mengenai adanya warga yang mengungsi karena takut, aparat keamanan menjamin akan melindungi masyarakat.

Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Belum selesai baca berita ini? Selesaikan dengan berlangganan konten digital premium Kompas.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Antony Lee
Memuat data..