logo Kompas.id
Politik & HukumKPK Telusuri Asal-usul Uang Edhy Prabowo

KPK Telusuri Asal-usul Uang Edhy Prabowo

Pasca-penangkapan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo, Pelaksana Tugas Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan, KPK masih menelusuri uang mana yang digunakan Edhy Prabowo untuk belanja barang-barang mewah.

Oleh PRAYOGI DWI SULISTYO/SONYA HELLEN SINOMBOR
· 1 menit baca
Memuat data...
Kompas/Heru Sri Kumoro

Menteri Perikanan dan Kelautan Edhy Prabowo (depan dengan rompi tahanan KPK) bersama tersangka lainnya seusai dihadirkan dalam jumpa pers yang digelar Komisi Pemberantasan Korupsi terkait kasus kasus dugaan suap perizinan budidaya lobster tahun 2020 di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (26/11/2020) dini hari. Dalam kasus ini, KPK menetapkan tujuh tersangka yang salah satunya Menteri Perikanan dan Kelautan Edhy Prabowo.

JAKARTA, KOMPAS  — Pelaksana Tugas Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi Ali Fikri mengatakan, KPK masih menelusuri uang mana yang digunakan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo untuk membeli sepeda dan barang mewah lainnya.

”KPK masih terus menelusuri asal usul uang yang digunakan EP,” ujarnya, Jumat (27/11/2020).

Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Belum selesai baca berita ini? Selesaikan dengan berlangganan konten digital premium Kompas.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Suhartono
Memuat data..