logo Kompas.id
Politik & HukumPublikasi Draf RUU Cipta Kerja Belum Jelas

Publikasi Draf RUU Cipta Kerja Belum Jelas

Sejak disahkannya UU Cipta Kerja, hingga kini, belum ada kejelasan kapan publik dapat mengakses draf resmi UU tersebut. Belum dipublikasikannya draf UU itu menunjukkan praktik pembahasan RUU cenderung tak terbuka.

Oleh RINI KUSTIASIH
· 1 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/BAHANA PATRIA GUPTA

Kelompok mahasiswa dari Cipayung plus Jawa Timur dan Surabaya berunjuk rasa di depan Gedung DPRD Jawa Timur, Kota Surabaya, Jumat (9/10/2020). Mereka menolak RUU Cipta Kerja.

JAKARTA, KOMPAS — Belum ada kejelasan kapan publik dapat mengakses draf resmi Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja yang telah disetujui Dewan Perwakilan Rakyat bersama pemerintah, pekan lalu. Alasan teknis kondisi gedung DPR yang sementara waktu disterilisasi karena pandemi Covid-19 menjadi salah satu alasan kenapa draf itu belum dapat diunggah. Publikasi draf itu bergantung kepada pimpinan DPR dan Presiden.

Sepekan setelah RUU Cipta Kerja disetujui oleh DPR bersama pemerintah, draf resmi RUU Cipta Kerja yang disetujui dalam rapat paripurna juga belum dapat diakses oleh publik. Kondisi ini di luar kebiasaan karena draf resmi lazimnya dibagikan langsung kepada anggota DPR pada saat pengambilan putusan tingkat kedua dalam rapat paripurna. Alasan draf belum dibagikan, antara lain, karena masih disisir dan dicek kemungkinan kesalahan tanda baca di draf.

Editor: Suhartono
Bagikan
Memuat data..