logo Kompas.id
Politik & HukumPelajaran Berharga dari...

Pelajaran Berharga dari Alutsista Bekas

Di tengah minimnya anggaran pertahanan, pengadaan alat utama sistem persenjataan bekas yang tua dan kuno kerap menjadi pilihan. Pilihan yang kemudian justru memberatkan dan gagal menciptakan efek gentar.

Oleh
Edna C Pattisina
· 1 menit baca
https://dmm0a91a1r04e.cloudfront.net/-c34CGayGBIkZ7WJBVCte3S6Jk8=/1024x632/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2019%2F11%2F20191115Bah18_1573804308.jpg
KOMPAS/BAHANA PATRIA GUPTA

Defile kendaraan tempur seusai Upacara Peringatan HUT ke 74 Korps Marinir Tahun 2019 di Lapangan Kesatrian Marinir Sutedi Senaputra, Bhumi Marinir Karangpilang, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (15/11/2019).

Di tengah minimnya anggaran pertahanan, pengadaan alat utama sistem persenjataan bekas yang tua dan kuno kerap menjadi pilihan. Pilihan yang kemudian justru memberatkan dan gagal menciptakan efek gentar.

Mengutip data Stockholm International Peace Research Institute, sejak tahun 2000, anggaran pertahanan Indonesia tidak lebih dari 1 persen produk domestik bruto. Bandingkan dengan Singapura yang anggaran pertahanannya bisa mencapai 3,3 persen PDB dan Malaysia 1,5 persen PDB.

Editor:
Antonius Ponco Anggoro
Bagikan