logo Kompas.id
Politik & HukumPresiden Joko Widodo:...
Iklan

Presiden Joko Widodo: Pencegahan Korupsi Harus Besar-besaran

Di acara Aksi Nasional Pencegahan Korupsi secara virtual, Rabu (26/8/2020), Presiden Joko Widodo menegaskan agar pecegahan korupsi dilakukan besar-besaran untuk mencegah korupsi. Pemberantasan juga jangan pandang bulu.

Oleh
PRAYOGI DWI SULISTYO
· 4 menit baca
https://cdn-assetd.kompas.id/4kfFcxJ_KNcEJvu1im2s_qCKuDY=/1024x576/filters:watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2020%2F08%2Fc6be5258-fe12-4513-afdb-466975d16c29_jpeg.jpg
KOMPAS/PRAYOGI DWI SULISTYO

Tangkapan layar Presiden Joko Widodo membuka kegiatan Aksi Nasional Pencegahan Korupsi melalui telekonferensi, Rabu (26/8/2020). Presiden mengajak seluruh komponen bangsa untuk menjadi bagian penting dari gerakan budaya antikorupsi.

JAKARTA, KOMPAS — Presiden Joko Widodo menegaskan agar pencegahan korupsi dilakukan secara besar-besaran untuk mencegah terjadinya korupsi. Meskipun demikian, aksi penindakan yang tegas terhadap pelaku korupsi tetap harus dilakukan tanpa pandang bulu.

”Pencegahan korupsi harus kita lakukan secara besar-besaran untuk mencegah terjadinya korupsi dengan tetap melakukan aksi penindakan yang tegas terhadap pelaku tindak pidana korupsi tanpa pandang bulu,” kata Presiden dalam pembukaan kegiatan Aksi Nasional Pencegahan Korupsi (ANPK) melalui telekonferensi, Rabu (26/8/2020).

Editor:
suhartono
Bagikan
Logo Kompas
Logo iosLogo android
Kantor Redaksi
Menara Kompas Lantai 5, Jalan Palmerah Selatan 21, Jakarta Pusat, DKI Jakarta, Indonesia, 10270.
+6221 5347 710
+6221 5347 720
+6221 5347 730
+6221 530 2200
Kantor Iklan
Menara Kompas Lantai 2, Jalan Palmerah Selatan 21, Jakarta Pusat, DKI Jakarta, Indonesia, 10270.
+6221 8062 6699
Layanan Pelanggan
Kompas Kring
+6221 2567 6000