logo Kompas.id
Politik & HukumBasis Data Polri Diyakini Diretas, Polisi Bisa Dalam Bahaya

Basis Data Polri Diyakini Diretas, Polisi Bisa Dalam Bahaya

Data anggota Polri hasil peretasan dapat dibeli kelompok kriminal dan disalahgunakan untuk menyasar polisi. Karena itu, penting bagi Polri membenahi sistem keamanannya.

Oleh Norbertus Arya Dwiangga Martiar
· 1 menit baca
Memuat data...

Posting yang diunggah oleh pelaku peretasan Polri, akun Hojatking, pada Selasa (16/6/2020) sekitar pukul 12.00 WIB.

JAKARTA, KOMPAS — Polisi, bahkan keluarganya, dalam bahaya jika betul peretasan terhadap Sistem Informasi Personel Polri atau SIPP betul terjadi. Data anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia hasil peretasan dapat dibeli kelompok kriminal dan disalahgunakan untuk menyasar polisi. Oleh karena itu, penting bagi Polri membenahi sistem keamanannya.

Seperti diberitakan sebelumnya, pakar digital forensik Ruby Alamsyah meyakini server (peladen) basis data anggota Polri telah diretas. Keyakinan ini menguat setelah pelaku yang mengklaim telah melakukan peretasan mengunggah video cara dia meretas sistem kepolisian.

Editor: Antonius Ponco Anggoro
Bagikan
Memuat data..