logo Kompas.id
Politik & HukumKasus Nurhadi dan ”Gunung Es”

Kasus Nurhadi dan ”Gunung Es”

Wakil Ketua KPK 2015-2019 Saut Situmorang pernah menyebutkan kasus Nurhadi sebagai puncak gunung es yang dalam, dingin, gelap, dan ada ”hiu”-nya. Menjadi tugas KPK saat ini untuk membongkarnya.

Oleh PRAYOGI DWI SULISTYO
· 1 menit baca
Memuat data...
Kompas/Heru Sri Kumoro

Mantan Sekretaris Mahkamah Agung Nurhadi (berompi) meninggalkan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta, seusai diperiksa, Selasa (2/6/2020).

Hampir empat bulan diburu Komisi Pemberantasan Korupsi, pelarian Nurhadi berakhir di sebuah rumah di kawasan Simprug, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Senin (1/6/2020) malam. Sudah sejak pertengahan 2016, dugaan keterlibatan Sekretaris Mahkamah Agung tahun 2011-2016 itu dalam perkara suap pengurusan sejumlah perkara tercium penyidik KPK. Tak tanggung-tanggung, ia diduga menerima suap dan gratifikasi puluhan miliar rupiah.

Berawal dari informasi masyarakat, tim pemburu Nurhadi mendatangi rumah

banner registration
Lanjutkan baca artikel ini dan artikel lainnya dengan daftar akun Kompas.id.
Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Dapatkan akses tanpa batas ke seluruh artikel premium dengan berlangganan Kompas.id.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Antonius Ponco Anggoro
Bagikan
Memuat data..