logo Kompas.id
Politik & HukumKPK: Terbuka Kemungkinan Nurhadi Dijerat dengan Pasal Pencucian Uang

KPK: Terbuka Kemungkinan Nurhadi Dijerat dengan Pasal Pencucian Uang

KPK membuka opsi menjerat Nurhadi dengan pasal pencucian uang selain pasal suap dan gratifikasi. Tak cukup hanya itu, penangkapan Nurhadi juga diharapkan membongkar dugaan mafia peradilan.

Oleh Prayogi Dwi Sulistyo
· 1 menit baca
Memuat data...
Kompas/Heru Sri Kumoro

Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron (depan, tengah) menyampaikan keterangan kepada wartawan terkait penangkapan bekas Sekretaris Mahkamah Agung Nurhadi (rompi, kanan) dan menantunya, Rezky Herbiyono (rompi, kiri), di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (2/6/2020).

JAKARTA, KOMPAS — Komisi Pemberantasan Korupsi membuka kemungkinan menerapkan pasal pencucian uang kepada bekas Sekretaris Mahkamah Agung Nurhadi selain menjeratnya dengan pasal suap dan gratifikasi. Pasal pencucian uang akan diterapkan jika KPK menemukan bukti yang cukup bahwa Nurhadi menyembunyikan aset-aset korupsinya dalam bentuk lain.

”Itu sangat terbuka untuk dikembangkan ke TPPU (tindak pidana pencucian uang). Kalau ternyata dugaan hasil tindak pidana korupsinya kemudian dilakukan proses penyamaran, penyembunyian, ataupun apa pun caranya yang dilakukan untuk menyamarkan asal-usul hartanya yang berasal dari korupsi kemudian diproses supaya tidak kelihatan, maka itu bagian dari TPPU,” ujar Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron dalam jumpa pers, di Jakarta, Selasa (2/6/2020).

banner registration
Lanjutkan baca artikel ini dan artikel lainnya dengan daftar akun Kompas.id.
Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Dapatkan akses tanpa batas ke seluruh artikel premium dengan berlangganan Kompas.id.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Antonius Ponco Anggoro
Bagikan
Memuat data..