logo Kompas.id
Politik & HukumWahyu Setiawan Didakwa Juga Terima Suap dari Gubernur Papua Barat

Wahyu Setiawan Didakwa Juga Terima Suap dari Gubernur Papua Barat

Bekas anggota KPU, Wahyu Setiawan, tak hanya didakwa terima hadiah dari kader dan staf sekretariat DPP PDI-P, Saeful Bahri, serta politisi PDI-P, Harun Masiku, tetapi juga terkait proses seleksi anggota KPU Papua Barat.

Oleh PRAYOGI DWI SULISTYO
· 1 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/PRAYOGI DWI SULISTYO

Sidang putusan kader PDI-P dan staf sekretariat di unit DPP PDI-P, Saeful Bahri, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Kamis (28/5/2020). Saeful dihukum 1 tahun dan 8 bulan penjara serta denda Rp 150 juta subsider 4 bulan kurungan setelah terbukti menyuap bekas anggota Komisi Pemilihan Umum, Wahyu Setiawan.

JAKARTA, KOMPAS — Bekas anggota Komisi Pemilihan Umum, Wahyu Setiawan, didakwa menerima hadiah dari kader dan staf sekretariat DPP PDI-P, Saeful Bahri, serta politisi PDI-P, Harun Masiku, juga uang terkait dengan proses seleksi calon anggota KPU Papua Barat. Dalam kasus suap di KPU, Wahyu didakwa bersama bekas anggota Badan Pengawas Pemilu, Agustiani Tio Fridelina.

Dakwaan dibacakan oleh Jaksa Penuntut Umum pada Komisi Pemberantasan Korupsi Takdir Suhan dalam sidang perdana di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Kamis (28/5/2020), yang dipimpin Ketua Majelis Hakim Susanti serta dihadiri jaksa dan penasihat hukum terdakwa. Adapun Wahyu dan Agustiani bersama pengacaranya berada di Gedung KPK lewat telekonferensi.

Editor: Suhartono
Bagikan
Memuat data..