logo Kompas.id
Politik & HukumJaringan Teroris Membaur dalam Masyarakat

Jaringan Teroris Membaur dalam Masyarakat

Penangkapan sejumlah terduga teroris di Jawa Tengah menunjukkan jaringan teroris masih mengancam. Mereka menyebarkan paham radikal ke orang terdekat. Yang juga patut diwaspadai adalah adanya perubahan strategi.

Oleh Norbertus Arya Dwiangga Martiar
· 1 menit baca
Memuat data...
Kompas/Wawan H Prabowo

Beragam cara dilakukan kepolisian untuk menghadapi gangguan dari kelompok radikalisme dan terorisme yang dilatarbelakangi ideologi dan agama yang bisa memecah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Salah satunya melalui spanduk di Jalan Kesehatan Raya, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Sabtu (1/2/2020).

JAKARTA, KOMPAS — Penangkapan sejumlah terduga teroris di Jawa Tengah beberapa hari lalu menunjukkan jaringan teroris di Tanah Air masih hidup dan mengancam. Mereka menyebarkan paham radikal ke orang terdekat. Yang juga patut diwaspadai adalah adanya perubahan strategi agar tak dicurigai masyarakat. Mereka tak lagi bersikap tertutup, melainkan membaur dalam masyarakat.

Pengajar Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sebelas Maret, Aris Arif Mundayat, ketika dihubungi, Kamis (28/5/2020), mengatakan, terduga teroris yang ditangkap di wilayah Jawa Tengah, yakni di Solo dan Batang, sama-sama berasal dari kelompok Jama’ah Anshorut Daulah (JAD). Penangkapan tersebut sekaligus memperlihatkan masih banyak jaringan teroris di wilayah Solo.

Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Belum selesai baca berita ini? Selesaikan dengan berlangganan konten digital premium Kompas.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Antonius Ponco Anggoro
Memuat data..