logo Kompas.id
Politik & HukumBekas Anggota KPU Didakwa Menerima Suap dari Kader PDI-P dan Gubernur Papua Barat

Bekas Anggota KPU Didakwa Menerima Suap dari Kader PDI-P dan Gubernur Papua Barat

Selain didakwa meneriap suap terkait proses pergantian antarwaktu politisi PDI-P, Harun Masiku, bekas anggota KPU, Wahyu Setiawan, juga didakwa menerima uang terkait proses seleksi calon anggota KPU Papua Barat.

Oleh PRAYOGI DWI SULISTYO
· 1 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/PRAYOGI DWI SULISTYO

Bekas anggota Komisi Pemilihan Umum, Wahyu Setiawan, bersama dengan bekas anggota Badan Pengawas Pemilu, Agustiani Tio Fridelina (layar bawah), mengikuti sidang perdana di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta melalui telekonferensi dari Gedung KPK, Kamis (28/5/2020). Wahyu didakwa menerima suap dari kader PDI-P dan Gubernur Papua Barat.

JAKARTA, KOMPAS — Bekas anggota Komisi Pemilihan Umum, Wahyu Setiawan, bersama dengan bekas anggota Badan Pengawas Pemilu, Agustiani Tio Fridelina, didakwa telah menerima hadiah dari kader dan staf sekretariat DPP PDI-P, Saeful Bahri, serta politisi PDI-P, Harun Masiku. Selain itu, Wahyu juga didakwa menerima uang terkait proses seleksi calon anggota KPU Papua Barat.

Dakwaan tersebut dibacakan oleh Jaksa Penuntut Umum Komisi Pemberantasan Korupsi Takdir Suhan dalam sidang perdana Wahyu dan Agustiani di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Kamis (28/5/2020). Sidang dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Susanti dan dihadiri oleh jaksa dan penasihat hukum terdakwa. Sementara Wahyu dan Agustiani mengikuti sidang di Gedung KPK melalui telekonferensi dengan didampingi penasihat hukum.

Editor: Susana Rita Kumalasanti
Bagikan
Memuat data..