logo Kompas.id
Politik & HukumDi Bawah Kepemimpinan Ketua MA Syarifuddin, KY Berharap MA Lebih Agresif

Di Bawah Kepemimpinan Ketua MA Syarifuddin, KY Berharap MA Lebih Agresif

Di bawah kepemimpinan ketua MA yang baru, Muhammad Syarifuddin, Komisi Yudisial berharap MA lebih agresif dan dapat bekerja sama dengan Komisi Yudisial dalam mengawasi hakim.

Oleh DIAN DEWI PURNAMASARI
· 1 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/WISNU WIDIANTORO

Hakim Agung Muhammad Syarifuddin memberikan sambutan setelah terpilih sebagai Ketua Mahkamah Agung Periode 2020-2025 dalam Sidang Paripurna Khusus tentang Pemilihan Ketua MA yang digelar di Gedung MA, Jakarta, Senin (6/4/2020).

JAKARTA, KOMPAS — Komisi Yudisial atau KY berharap Ketua Mahkamah Agung terpilih Muhammad Syarifuddin dapat membenahi sistem peradilan di Indonesia. Khususnya, memberantas suap dan pungutan liar di pengadilan yang selama ini membuat buruk citra peradilan. KY pun berencana bertemu Syarifuddin guna membahas isu krusial di Mahkamah Agung, termasuk salah satunya soal pengawasan hakim.

Ketua KY Jaja Ahmad Jayus, saat dihubungi, Selasa (7/4/2020), mengatakan, Syarifuddin memiliki pengalaman di Badan Pengawasan Mahkamah Agung (MA). Badan itu berfungsi mengawasi tugas di lingkungan MA dan pengadilan di semua lingkungan peradilan. Dengan pengalaman itu, dia diharapkan mampu memutus kasus suap dan pungutan liar (pungli) yang kerap terjadi di peradilan.

Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Belum selesai baca berita ini? Selesaikan dengan berlangganan konten digital premium Kompas.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Antonius Ponco Anggoro
Memuat data..