logo Kompas.id
Politik & HukumPolri Terus Kejar Penyebar Berita Bohong

Polri Terus Kejar Penyebar Berita Bohong

Oleh
Muhammad Ikhsan Mahar
· 1 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/SATRIO PANGARSO WISANGGENI

Ratna Sarumpaet saat akan dibawa masuk ke dalam mobil polisi di Markas Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (5/10/2018) pukul 00.10. Ratna dibawa dalam rangka penggeledahan rumahnya pada penyelidikan kasus penyebaran hoaks penganiayaan.

JAKARTA, KOMPAS — Penyebaran hoaks semakin masif. Hal itu ditandai dengan kehadiran berita bohong dan disinformasi dalam bencana alam hingga peristiwa politik. Alhasil, seluruh elemen pemerintah dinilai perlu menyusun strategi bersama untuk mengantisipasi peredaran hoaks sekaligus meningkatkan pemahaman literasi masyarakat.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal (Pol) Dedi Prasetyo di Jakarta, Selasa (6/11/2018), mengungkapkan, dalam satu pekan terakhir, Badan Reserse Kriminal Polri menangkap 12 penyebar hoaks terkait kasus bohong penculikan anak dan kecelakaan pesawat Lion Air JT-160. Sebanyak 10 orang ditangkap terkait hoaks penculikan anak, yaitu DA (31), EW (31), RA (33), JHS (31), DNL (20), NU (23), OK (30), TK (34), NU (22), dan SU (28).

Editor:
Bagikan